Polytron patenkan 38 temuan di AS & Kanada

Rabu, 19 Desember 2012 - 13:43 WIB
Polytron patenkan 38...
Polytron patenkan 38 temuan di AS & Kanada
A A A
Sindonews.com - PT Hartono Istana Teknologi, produsen elektronik dalam negeri dengan merek Polytron, sampai dengan akhir tahun 2012 telah mematenkan 38 temuannya ke Amerika Serikat (AS), Kanada dan Indonesia guna melindungi hak atas kekayaan intelektual perusahaan nasional itu.

Public Relations & Marketing Event Manager PT Hartono Istana Teknologi, Santo Kadarusman mengatakan, sampai saat ini Polytron telah mengajukan 38 permohonan paten untuk produk audio, video dan home appliances yang telah disetujui atau masih dalam proses di tiga negara tersebut.

“Kami juga telah mengajukan sejumlah permohonan temuan desain kami, setelah UU Desain Industri tersebut berlaku efektif di Indonesia,” ujar Santo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/12/2012).

Dipilihnya Amerika Serikat dan Kanada sebagai pendaftaran paten di luar Indonesia, katanya, merupakan upaya Polytron dalam ekspansi ke negara tujuan ekspor. Apabila temuan tersebut sudah mendapat paten di negara itu, lanjutnya, maka tidak sulit untuk mendapat paten atau penetrasi ke negara tujuan.

Saat ini, menurut Santo, 5 persen dari total nilai penjualan produk Polytron sudah diekspor ke negara kawasan Asia, Timur Tengah, Eropa dan Australia. Dan hanya melayani ekspor dengan merek Polytron.

Temuan baru ini, lanjut Santo, merupakan pengembangan dari divisi Litbang PT Hartono Istana Teknologi yang didirikan pada tahun 1982 dengan tujuan membuat desain produk sendiri.

“Agar produk Polytron tidak ditiru oleh kompetitor, semua temuan tersebut akan dipatenkan, “ katanya, seraya menambahkan hingga saat ini belum ada produk temuan Polytron yang ditiru atau dijiplak perusahaan lain.

Produk Polytron yang dipatenkan itu di antaranya Nano Hifi, Zeppelin Speaker, TV Bursa, Teknologi Sing A Song, pengeras suara televisi dengan panjang setinggi tabung gambar, pesawat mini compo yang dilengkapi dengan perekam pembicaraan telepon, serta pengeras suara dengan kumparan suara multifilar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ngerinya Senapan Sniper...
Ngerinya Senapan Sniper Anak Bangsa, Bikin Tank Tak Berkutik
Transformasi Teknologi...
Transformasi Teknologi PT Semen Tonasa Diganjar Penghargaan INDI 4.0
Rajacoin Hanya Lakukan...
Rajacoin Hanya Lakukan Transaksi melalui PT Mahkota Teknologi Indonesia
Panglima TNI Berharap...
Panglima TNI Berharap PT DI Wujudkan Kemandirian Teknologi Dirgantara
Didukung Teknologi Digital,...
Didukung Teknologi Digital, PT EBC Siap Hadapi PSBB Total
Bangun Pusat Riset Energi,...
Bangun Pusat Riset Energi, Pertamina-PLN Dirikan Indonesia Energy and Electricity Institute
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
24 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
40 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
1 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved