2013, BNI Securities targetkan pendapatan Rp141 M

Rabu, 19 Desember 2012 - 17:51 WIB
2013, BNI Securities...
2013, BNI Securities targetkan pendapatan Rp141 M
A A A
Sindonews.com - PT BNI Securities (BNIS) menargetkan total pendapatan konsolidasi senilai Rp141 miliar pada tahun 2013, dengan kontribusi dari bisnis sekuritas senilai Rp102 miliar dan sisanya dari anak usaha.

Perseroan juga menargetkan akan meningkatkan rata-rata transaksi per harinya dari Rp140 miliar menjadi Rp180 miliar atau naik 29 persen, dengan didukung tambahan 3 ribu nasabah pada tahun depan.

Direktur Keuangan BNIS Moh Rubani mengatakan, perseroan pada tahun depan akan mengandalkan pendapatan dari sektor broker senilai Rp67 miliar, sedangkan dari fix income akan menyumbang Rp9,8 miliar. Pemasukan dari margin diperkirakan akan Rp25,2 miliar, sedangkan saat ini rata-rata transaksi margin senilai Rp26-Rp30 miliar per harinya.

Sementara hingga akhir tahun ini, broker fee ditargetkan akan menyumbang Rp52 miliar. "Kami akan lebih mengandalkan pemasukan dari broker fee di tahun depan," ujar Rubani dalam launching layanan eSmart version 3 di Jakarta, Rabu (19/12/2012).

Sementara itu, dia memprediksi pendapatan perseroan akan mengalami penurunan pada tahun depan sebesar 10-15 persen sebagai dampak dari aturan Sertifikat Bank Indonesia (SBI), yang berlaku pada Februari lalu.

Aturan tersebut membuat dana kelolaan harus dibuka di bank dan dipisahkan dari sekuritas. Hal ini membuat banyak investor enggan karena membutuhkan syarat bukti Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP). "Banyak yang akhirnya enggan membuka rekening karena menghindari pajak," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
20 UKM Kantongi Pendanaan...
20 UKM Kantongi Pendanaan Rp39 Miliar Lewat Securities Crowdfunding
Memperkokoh Posisi Sebagai...
Memperkokoh Posisi Sebagai Penyelenggara Securities Crowdfunding Terdepan
Didukung OJK, Asosiasi...
Didukung OJK, Asosiasi Securities Crowdfunding Pede Menatap 2022
Tren Investasi Crowdfunding...
Tren Investasi Crowdfunding Sekuritas Melesat 319,56% di 2021
Layanan Urun Dana Didorong...
Layanan Urun Dana Didorong Jadi Alternatif Pembiayaan UKM
Kemenparekraf Apresiasi...
Kemenparekraf Apresiasi Pembiayaan 4 Film Indonesia melalui Fintech Securities Crowdfunding
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
50 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Tembak Jatuh...
Ukraina Tembak Jatuh Jet Tempur Canggih Rusia Senilai Rp771 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved