Laba bersih JHID turun 32%
Rabu, 26 Desember 2012 - 09:19 WIB
Laba bersih JHID turun 32%
A
A
A
Sindonews.com - PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JHID) pada kuartal III tahun ini mencatat penurunan laba bersih periode berjalan sebesar 32,26 persen menjadi Rp55,12 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp81,37 miliar.
Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/12/2012) disampaikan bahwa turunnya laba bersih periode berjalan akibat naiknya beban usaha dan kerugian selilisih kurs. Sepanjang sembilan bulan tahun ini, beban usaha perseroan meningkat menjadi Rp82,92 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp70,65 miliar.
Sementara kerugian yang dicatat perseroan pada periode tersebut sebesar Rp8,9 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu membukukan keuntungan senilai Rp33,22 miliar. Penghasilan lain-lain juga menyusut menjadi hanya Rp1,7 miliar dibanding kuartal III/2011, yang mencapai Rp45,18 miliar.
Adapun, pendapatan usaha perseroan tercatat naik 0,8 persen menjadi Rp723,05 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp717,65 miliar. Sedangkan beban pokok penjualan turun 4,5 persen menjadi Rp191,97 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp201,06 miliar.
Laba kotor tercatat naik menjadi Rp531,08 miliar dari Rp516,6 miliar pada kuartal III/2011. Laba usaha bertambah menjadi Rp82,92 miliar dari Rp70.65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih per saham dasar tergerus menjadi Rp8,31 dari Rp17,67 per lembar saham.
Jumlah liabilitas dan ekuitas perseroan pada akhir September tahun ini tercatat sebesar Rp4,46 triliun. Sedangkan posisi akhir tahun lalu senilai Rp4,36 triliun.
Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/12/2012) disampaikan bahwa turunnya laba bersih periode berjalan akibat naiknya beban usaha dan kerugian selilisih kurs. Sepanjang sembilan bulan tahun ini, beban usaha perseroan meningkat menjadi Rp82,92 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp70,65 miliar.
Sementara kerugian yang dicatat perseroan pada periode tersebut sebesar Rp8,9 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu membukukan keuntungan senilai Rp33,22 miliar. Penghasilan lain-lain juga menyusut menjadi hanya Rp1,7 miliar dibanding kuartal III/2011, yang mencapai Rp45,18 miliar.
Adapun, pendapatan usaha perseroan tercatat naik 0,8 persen menjadi Rp723,05 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp717,65 miliar. Sedangkan beban pokok penjualan turun 4,5 persen menjadi Rp191,97 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp201,06 miliar.
Laba kotor tercatat naik menjadi Rp531,08 miliar dari Rp516,6 miliar pada kuartal III/2011. Laba usaha bertambah menjadi Rp82,92 miliar dari Rp70.65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih per saham dasar tergerus menjadi Rp8,31 dari Rp17,67 per lembar saham.
Jumlah liabilitas dan ekuitas perseroan pada akhir September tahun ini tercatat sebesar Rp4,46 triliun. Sedangkan posisi akhir tahun lalu senilai Rp4,36 triliun.
(rna)
Lihat Juga :