Krakatau Steel cetak 150 generasi muda siap kerja
Rabu, 26 Desember 2012 - 11:04 WIB
Krakatau Steel cetak 150 generasi muda siap kerja
A
A
A
Sindonews.com - Kebutuhan tenaga kerja di Banten yang diperkirakan berjumlah 30.000 orang sampai tahun 2023 (Kajian LPEM-UI 2010), dijawab oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan meluluskan 150 siswa didikannya dalam Program Vocational Training gelobang III tahun 2012.
Program Vocational Training PT KS saat ini dijadikan sebagai sumber referensi tenaga kerja bagi Industri-industri di Banten dan sekitarnya.
Dilaporkan dalam Program Vocational Training III, seluruh peserta yang berjumlah 150 orang dinyatakan lulus dan siap kerja, dengan komposisi 4 orang dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan, 96 peserta dinyatakan lulus dengan predikat baik, dan yang lainnya predikat baik dan cukup baik.
Seluruh peserta disalurkan pada beberapa perusahaan di Cilegon dan sekitarnya. Perusahaan yang siap menerima peserta Vocational Training III antara lain PT Krakatau Tirta Industri, PT KHI Pipe Industries, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Krakatau Wajatama, PT Krakatau Posco Power, dan PT Krakatau Posco.
Direktur SDM & Umum PT KS Dadang Danusiri menyatakan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dan bekerja keras untuk melaksanakan penjaringan peserta training sehingga Program Vocational Training III dapat terlaksana.
“Program Vocational Training adalah salah satu bentuk Komitmen nyata PT KS dalam melaksanakan CSR dibidang Pendidikan dengan tujuan untuk dapat menaikan Kompetensi Pemuda Indonesia khususnya di Kota Cilegon, dengan demikian diharapkan dapat membantu mengurangi masalah pengangguran,” ujar Dadang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/12/2012).
Hal ini diamini oleh Kadisnaker Kota Cilegon Taufiqurrahman, “Di Kota Cilegon, terjadi penurunan jumlah pengangguran dari 18,28 persen menjadi 13,14 persen, salah satu faktornya adalah program Vocational Training ini,” jelasnya.
Sementara itu, Dirjen Binalatas Depnakertrans Abdul Wahab Bangkona mengatakan, Pemerintah melalui Departemen Tenaga Kerja sangat mengapresiasi Program Vocational Training PT KS ini. PT KS merupakan pioneer dalam peningkatan kompetensi Pemuda Indonesia.
”Bayangkan jika 100 perusahaan saja yang mengikuti jejak PT KS, maka dalam waktu 1 tahun, 15.000 pemuda Indonesia menjadi siap bekerja dan menjadi tenaga kerja terampil. Sedangkan jumlah perusahaan di Indonesia sangat banyak, betapa banyak tenaga terampil yang akan dihasilkan jika semua mengadakan program ini. jadi kami sangat apresiasi kepada PT KS,” ujarnya.
Program Vocational Training PT KS saat ini dijadikan sebagai sumber referensi tenaga kerja bagi Industri-industri di Banten dan sekitarnya.
Dilaporkan dalam Program Vocational Training III, seluruh peserta yang berjumlah 150 orang dinyatakan lulus dan siap kerja, dengan komposisi 4 orang dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan, 96 peserta dinyatakan lulus dengan predikat baik, dan yang lainnya predikat baik dan cukup baik.
Seluruh peserta disalurkan pada beberapa perusahaan di Cilegon dan sekitarnya. Perusahaan yang siap menerima peserta Vocational Training III antara lain PT Krakatau Tirta Industri, PT KHI Pipe Industries, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Krakatau Wajatama, PT Krakatau Posco Power, dan PT Krakatau Posco.
Direktur SDM & Umum PT KS Dadang Danusiri menyatakan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dan bekerja keras untuk melaksanakan penjaringan peserta training sehingga Program Vocational Training III dapat terlaksana.
“Program Vocational Training adalah salah satu bentuk Komitmen nyata PT KS dalam melaksanakan CSR dibidang Pendidikan dengan tujuan untuk dapat menaikan Kompetensi Pemuda Indonesia khususnya di Kota Cilegon, dengan demikian diharapkan dapat membantu mengurangi masalah pengangguran,” ujar Dadang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/12/2012).
Hal ini diamini oleh Kadisnaker Kota Cilegon Taufiqurrahman, “Di Kota Cilegon, terjadi penurunan jumlah pengangguran dari 18,28 persen menjadi 13,14 persen, salah satu faktornya adalah program Vocational Training ini,” jelasnya.
Sementara itu, Dirjen Binalatas Depnakertrans Abdul Wahab Bangkona mengatakan, Pemerintah melalui Departemen Tenaga Kerja sangat mengapresiasi Program Vocational Training PT KS ini. PT KS merupakan pioneer dalam peningkatan kompetensi Pemuda Indonesia.
”Bayangkan jika 100 perusahaan saja yang mengikuti jejak PT KS, maka dalam waktu 1 tahun, 15.000 pemuda Indonesia menjadi siap bekerja dan menjadi tenaga kerja terampil. Sedangkan jumlah perusahaan di Indonesia sangat banyak, betapa banyak tenaga terampil yang akan dihasilkan jika semua mengadakan program ini. jadi kami sangat apresiasi kepada PT KS,” ujarnya.
(gpr)
Lihat Juga :