Empat kegagalan Kementerian ESDM tahun 2012
Rabu, 26 Desember 2012 - 17:40 WIB
Empat kegagalan Kementerian ESDM tahun 2012
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui paling tidak ada empat kegagalan yang dibuatnya selama tahun 2012 ini.
Pertama, terbengkalainya program konversi BBM ke BBG. "Konversi BBM ke BBG, ini belum berhasil. Impor konverter kit belum berhasil. SPBG yang kita miliki juga masih terbatas," ucap Menteri ESDM Jero Wacik dalam Konferensi Pers Kinerja Satu Tahun di Kementeriannya, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Kedua, kegagalan dalam program penghematan energi. "Penghematan berhasil tapi tidak besar. Sulit sekali orang kita diajak menghemat," tuturnya.
Kemudian, Jero menyebut belum bejalan dengan baiknya peraturan yang melarang mobil dinas memakai BBM subsidi. "Penggunaan BBM subsidi untuk mobil pemerintah, sekarang sudah relatif jalan," imbuh dia.
Terakhir, Menteri kelahiran Bali tersebut mengakui pihaknya masih kewalahan mengatasi penyelundupan BBM subsidi. "Penyelundupan BBM masih marak terjadi. Saya sudah koordinasi dengan polisi dan TNI AL tapi masih terjadi," pungkas Jero.
Pertama, terbengkalainya program konversi BBM ke BBG. "Konversi BBM ke BBG, ini belum berhasil. Impor konverter kit belum berhasil. SPBG yang kita miliki juga masih terbatas," ucap Menteri ESDM Jero Wacik dalam Konferensi Pers Kinerja Satu Tahun di Kementeriannya, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Kedua, kegagalan dalam program penghematan energi. "Penghematan berhasil tapi tidak besar. Sulit sekali orang kita diajak menghemat," tuturnya.
Kemudian, Jero menyebut belum bejalan dengan baiknya peraturan yang melarang mobil dinas memakai BBM subsidi. "Penggunaan BBM subsidi untuk mobil pemerintah, sekarang sudah relatif jalan," imbuh dia.
Terakhir, Menteri kelahiran Bali tersebut mengakui pihaknya masih kewalahan mengatasi penyelundupan BBM subsidi. "Penyelundupan BBM masih marak terjadi. Saya sudah koordinasi dengan polisi dan TNI AL tapi masih terjadi," pungkas Jero.
(gpr)
Lihat Juga :