Bursa kembali layangkan SP ke BUMI

Kamis, 03 Januari 2013 - 15:59 WIB
Bursa kembali layangkan...
Bursa kembali layangkan SP ke BUMI
A A A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Bumi Resorces Tbk (BUMI) untuk yang kesekian kalinya karena keterlambatan penyerahan laporan keuangan kuartal III/2012, Kamis (3/1/2013).

Keterlambatan tersebut disebabkan proses audit yang dilakukan terhadap kinerja perseroan, sehingga membutuhkan waktu. Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan, BUMI tetap mendapatkan SP walaupun terlambat satu hari menyerahkan kewajibannya.

BEI saat ini juga sedang mempelajari laporan tersebut dan akan meminta penjelasan perseroan jika ada yang mencurigakan. "SP tetap kita berikan demi keterbukaan kepada para investor," ujar Hoesen saat ditemui di gedung BEI, Kamis (3/1/2013).

Hoesen mengakui, keterlambatan BUMI menyerahkan laporan keuangan bukan kali pertama. Dia mengatakan, kedepannya akan melakukan kajian tingkat kepatuhan emiten untuk penyerahan laporan keuangan dan kewajiban lainnya.

Selain BUMI, masih banyak emiten lain yang lemah dalam hal kepatuhan. Ini membuktikan lemahnya tata kelola perusahaan (good coorporate governance/GCG) pada emiten. Dia menambahkan, BEI kedepannya akan membuat aturan main yang baru bagi emiten yang tidak patuh tersebut.

Saat ini masih dilakukan pendataan selama lima tahun terakhir terhadap para emiten yang tidak patuh."Kita akan buat aturan main yang baru mengenai emiten yang berulang-ulang melanggar," tambahnya.

Aturan main yang belum jelas tersebut, diterangkan Hoesen, dalam rangka pembinaan agar emiten menyadari bahwa keterbukaan data sangat dibutuhkan para investor. Dengan SP ini BUMI belum masuk daftar penghapusan saham (delisting).

Adapun BEI sudah mengantongi tujuh nama emiten yang terancam delisting lantaran performanya negatif, seperti PT Panasia Filament Inti Tbk (PAFI), PT Siwani Makmur Tbk (SIMA), PT Cipendawa Tbk (CPDW), Indocitra Finance/PT Amstelco (INCF), PT Panca Wiratama Sakti Tbk (PWSI), PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA ).

"Ada tujuh emiten yang sudah kita peringatkan akan delisting tahun ini," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Korporasi Bursa...
Aksi Korporasi Bursa Sepekan, Salim Group Masuk BUMI hingga Rights Issue DNAR
Kabar Duka, Presdir...
Kabar Duka, Presdir Bumi Resources Saptari Hoedaja Meninggal Dunia
Dukung UMKM Lokal, Arutmin...
Dukung UMKM Lokal, Arutmin Insiasi Program Nawasena
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Arutmin Dorong Kemandirian...
Arutmin Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat di Kintap
Ditopang Segmen Residensial,...
Ditopang Segmen Residensial, BSDE Raup Prapenjualan Rp2,5 Triliun
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
3 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved