Sektor ritel Jabar ditargetkan tumbuh 16%

Kamis, 03 Januari 2013 - 16:26 WIB
Sektor ritel Jabar ditargetkan...
Sektor ritel Jabar ditargetkan tumbuh 16%
A A A
Sindonews.com - Penjualan sektor ritel Jawa Barat (Jabar) ditargetkan tumbuh sekitar 16%. Hal ini sejalan optimisme peningkatan konsumsi pada 2013.

Sekretaris Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jabar, Hendri Hendarta mengatakan, sektor ritel diharapkan tumbuh membaik tahun ini. Optimisme itu sejalan dengan potensi peningkatan konsumsi masyarakat.

Menurut Hendri, target ini tidak jauh beda dengan target pada 2012 yang diharapkan tumbuh 16%. Walaupun, sampai saat ini pihaknya belum melakukan evaluasi pencapaian penjualan.

Diakui Hendri, tantangan berat bagi ritel adalah mulai dinaikkannya tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% pada 2013. Kenaikan tersebut, dikhawatirkan melemahkan daya beli masyarakat karena beban masyarakat bertambah.

Aturan moratorium pendirian mini market yang diberlakukan di Kota Bandung juga sedikit banyak akan berpengaruh. Namun, moratorium tidak berpengaruh besar terhadap ritel yang telah ada.

Saat disinggung pencapaian pada 2012, Hendri mengakui, sektor ritel di Jabar tetap mengalami pertumbuhan. Tapi, Hendri belum dapat menyebutkan pertumbuhannya. Karena, evaluasi 2012 belum dilakukan. "Kami perkirakan cukup bagus," ujarnya.

Pada 2012, berbagai upaya telah dilakukan peritel untuk menggenjot penjualan. Termasuk memberikan diskon besar-besaran. Diskon biasanya dilakukan pada masa liburan, seperti libur Lebaran, Natal, Tahun Baru. Pada momen tersebut, semua penjualan ritel dipastikan meningkat. "Tapi, peningkatan penjualan hanya terjadi di tempat-tempat tujuan liburan," kata Hendri.

Selain itu, banjir menyebabkan pertumbuhan penjualan ikut berpengaruh. Banyak ritel yang berada di kawasan banjir terpaksa tutup seperti yang terjadi di kawasan Rancaekek, Baleendah Kabupaten Bandung.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
K3Mart Raih Penghargaan...
K3Mart Raih Penghargaan Best Leading Retail Innovation of the Year
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’...
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’ Diatur Secara Bijak
Anniversary Sale dan...
Anniversary Sale dan Undian, Hari Jadi Watsons ke-14 Bertabur Hadiah
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, Ritel Rumah Tangga Ini Terus Berinovasi
Matahari Masih Bersinar...
Matahari Masih 'Bersinar' Saat Pandemi, Gerai Ketiga Tahun Ini Diresmikan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved