2013, WIKA targetkan kontrak baru Rp20,7 T

Senin, 07 Januari 2013 - 13:17 WIB
2013, WIKA targetkan...
2013, WIKA targetkan kontrak baru Rp20,7 T
A A A
Sindonews.com - Sepanjang tahun 2013, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menargetkan perolehan kontrak dihadapi dengan total sebesar Rp38,87 triliun atau naik sebesar 21,15 persen dibanding proyeksi tahun lalu.

"Perolehan kontrak dihadapi ini termasuk carry over dari tahun 2012 sebesar Rp18,12 triliun," ujar Corporate Secretary WIKA, Natal Argawan dalam acara Media Gathering WIKA di Merah Delima Restaurant, Jakarta, Senin (7/1/2013).

Dari total kontrak Rp38,87 triliun, dimana kontrak bawaan (carry over) tahun lalu sebesar Rp18,12 triliun, maka kontrak baru perseroan pada tahun ini ditargetkan sebesar Rp20,75 triliun. Nilai kontrak baru ini naik sekitar 22,85 persen dari realisasi tahun lalu sebesar Rp16,89 triliun.

Perseroan pada tahun lalu menargetkan total kontrak mencapai Rp32,09 triliun, terdiri atas kontrak baru sebesar Rp16,5 triliun dan kontrak bawaan dari tahun sebelumnya senilai Rp15,57 triliun.

Adapun, komposisi perolehan kontrak tersebut, menurut Natal mayoritas masih berasalah dari induk perusahaan dan sisanya anak usaha. "Komposisi dari induk 70 persen dan anak 30 persen," ujar dia.

Adapun kontrak baru perseroan pada tahun lalu, terdiri dari proyek pemerintah sekitar 20 persen, proyek BUMN 30 persen dan sisanya swasta 50 persen. Proyek tersebut, berupa proyek minyak dan gas dari swasta, proyek pembangkit listrik, jembatan dan bendungan.

Beberapa kontrak yang diperoleh perseroan sepanjang 2012, diantaranya dari Chevron Pacific Indonesia (CPI) untuk mengerjakan proyek North Duri Development (NDD) Area 13 di Duri, Riau.

Selain itu, pembangunan jalan kereta api jalur Semarang-Bojonegoro senilai Rp285 miliar dari Kementerian Perhubungan, pengendalian banjir Karang Mumus senilai Rp135 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garap Proyek Konstruksi,...
Garap Proyek Konstruksi, Waskita Beton Gandeng Perusahaan Jepang
Bidik Kontrak Rp40 Triliun,...
Bidik Kontrak Rp40 Triliun, WIKA Pede Bisa Raup Laba Rp1,05 Triliun
Holding BUMN Perhotelan...
Holding BUMN Perhotelan Ditargetkan Rampung Mei, Ini Progresnya
Profil Wika Bitumen,...
Profil Wika Bitumen, BUMN yang Terjerat Kasus Hukum Dituntut Rp5 Miliar
Keren! Asbuton Bisa...
Keren! Asbuton Bisa Jadi Prioritas Gantikan Aspal Impor
Wika Sebar Dividen Rp457...
Wika Sebar Dividen Rp457 Miliar dari Laba Bersih 2019
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
5 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
6 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
6 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
7 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
7 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
7 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved