Maraknya batik printing resahkan perajin tradisional

Selasa, 08 Januari 2013 - 11:39 WIB
Maraknya batik printing...
Maraknya batik printing resahkan perajin tradisional
A A A
Sindonews.com - Perajin batik tradisional Kulonprogo, Jawa Tengah dibuat kerepotan dengan banyaknya batik gebleg renteng printing yang didatangkan dari luar daerah. Asosiasi perajin tidak kuasa membendung serbuan batik printing, karena minimnya sumber daya.

Puryanto dari Sinar Abadi Batik mengatakan, saat ini sebagian besar batik gebleg renteng yang digunakan siswa sekolah mulai SD hingga SMA menggunakan batik printing. Padahal, gebleg renteng diprogramkan bupati untuk menggairahkan perajin batik lokal.

"Data yang ada di asosiasi perajin batik saat ini hanya 20 persen yang digarap perajin. Sisanya sebagian besar printing. Padahal seharusnya menggunakan batik asli produksi perajin Kulonprogo," kata Puryanto, Selasa (8/1/2013).

Dia mengatakan, asosiasi sebenarnya sudah berupaya mencari tahu asal batik printing yang digunakan siswa sekolah. Sayang, karena minimnya sumber daya asosiasi tidak bisa berbuat lebih jauh. Asosiasi juga mengendus indikasi anggota yang nakal.

"Ada informasi dan indikasinya juga terlihat. Tapi belum bisa ditelusuri. Seharusnya kalau memang terbukti ada anggota yang melanggar, misalnya memproduksi printing di Solo, ya harus disanksi," ujarnya.

Dia menduga, belum adanya sanksi konkret yang menimbulkan efek jera membuat peredaran batik printing tak terbendung. Padahal, untuk meredamnya tidak terlalu sulit. Dinas Pendidikan hanya perlu mendata asal batik yang digunakan siswa di setiap sekolah Kulonprogo.

"Dulu sempat ada sidak, tapi cara itu kan tidak efektif. Karena perajin semuanya memproduksi batik di rumah. Cukup Dinas Pendidikan mendata dari mana setiap sekolah membeli batik. Dari situ akan kelihatan asalnya dari mana," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
Mendorong Industri Tekstil...
Mendorong Industri Tekstil Tanah Air Mengedepankan Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
21 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
37 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
44 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
48 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
49 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2023 Tembus 5,03%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved