BBRM akan beli 2 kapal senilai Rp444 M

Rabu, 09 Januari 2013 - 12:02 WIB
BBRM akan beli 2 kapal...
BBRM akan beli 2 kapal senilai Rp444 M
A A A
Sindonews.com - Guna meningkatkan kinerja perseroan, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) berencana melakukan pembelian dua kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) senilai USD23 juta atau setara Rp222,3 miliar per unit. Dengan begitu, nilai investasi dua kapal itu diperkirakan mencapai USD46 juta atau setara Rp444,6 miliar.

"Pada tahun ini, kami berencana membeli dua buah kapal AHTS," ujar Direktur Utama BBRM, Loa Siong Bun saat ditemui wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/1/2013).

Untuk sumber pendanaannya, Bun menerangkan, akan dianggarakan dari kas internal, dana hasil penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), yang ditambahkan dengan pinjaman dari perbankan.

Kendati enggan mengungkapkan berapa komposisi pinjaman bank yang akan diperoleh, Bun mengaku, sudah ada sejumlah bank yang menyatakan minatnya. "Dananya berasal dari IPO, kas internal maupun eksternal yang berasal dari bank. Saat ini, ada beberapa bank, bisa lokal dan internasional bank," kata Bun.

Pembelian dua kapal baru dari Marcopolo Shipyard tersebut diharapkan mampu mendorong produktifitas perseroan ke depan. Adapun kapasitas mesin kapal dengan kisaran harga USD20 juta sampai USD23 juta tersebut mencapai 8.000 horse power.

Sayang, dua kapal pesanan perusahaan yang berfokus pada angkutan batu bara tersebut baru tersedia pada 2014 mendatang, sehingga hasil kontribusinya belum akan terlihat pada tahun ini. "Kedua kapal tersebut baru tersedia pada tahun 2014," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbedaan BUMN PT Pelayaran...
Perbedaan BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia dan PT Pelabuhan Indonesia
Pelni Hemat Miliaran...
Pelni Hemat Miliaran Rupiah dari Efisiensi BBM Kapal
Pelni Serahkan Sepenuhnya...
Pelni Serahkan Sepenuhnya Kasus Dokter Palsu ke Penegak Hukum
PELNI Tegaskan Kasus...
PELNI Tegaskan Kasus Pemalsuan Ijazah Tak Ganggu Operasional Perusahaan
PT PELNI Amankan Aset...
PT PELNI Amankan Aset Tanah dan Bangunan di Makassar
Cegah Penyebaran Covid-19,...
Cegah Penyebaran Covid-19, Pelni Lakukan Penyesuaian Operasional Kapal
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
17 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
38 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved