Saham perdana Saraswati oversubscribed 832x

Kamis, 10 Januari 2013 - 12:29 WIB
Saham perdana Saraswati...
Saham perdana Saraswati oversubscribed 832x
A A A
Sindonews.com - Dalam penawaran perdananya, saham PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) mencapai 832 kali. Ini karena jumlah saham perdana yang ditawarkan perseroan pada saat melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) relatif kecil.

Kecilnya jumlah saham yang dilepas perseroan dipandang sebagai salah satu bentuk strategi manajemen emiten tersebut, mengingat dana yang dimiliki sudah cukup besar.

"Itu tergantung emiten karena menurut mereka telah memiliki dana besar," ujar Managing Director, PT Valbury Securities, Johanes Soetikno di Gedung Bursa Efek INdonesia (BEI), Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Besarnya dana yang dimiliki perseroan, lanjut Johanes, tak lepas dari peran investor yang terus menunjukkan komitmen perusahaan makin solid, sejalan dengan baiknya kinerja emiten di sektor properti.

"Sektor properti memang saat ini sedang menjadi bidikan para investor. Tidak hanya properti di sektor riil, investor asing juga berminat terhadap saham properti di Indonesia. Hal itu juga memberikan sentimen positif untuk pergerakan harga saham HOTL," jelasnya.

Dalam pencatatan saham perdana hari ini, tercatat perseroan menawarkan 550 juta saham ke publik dengan harga penawaran Rp185 per saham. Total dana hasil penawaran perdana saham sebesar Rp 101,75 miliar. Selain itu, perseroan juga menawarkan waran sebanyak 270 juta waran, dengan harga Rp220.

PT Valbury Securities sendiri berperan sebagai penjamin emisi HOTL. Sementara, meski penawaran perdana saham HOTL naik, perseroan masih mencatatkan kerugian mencapai Rp15,39 miliar hingga Juni 2012.

Perseroan juga mencatatkan pendapatan sekitar Rp15,37 miliar hingga 30 Juni 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp12,53 miliar. Kewajiban perseroan mencapai Rp577,45 miliar hingga 30 Juni 2012 dari periode sama pada tahun sebelumnya Rp463,88 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Kuartal I/2020, Astra...
Kuartal I/2020, Astra Agro Cetak Laba Bersih Rp371 Miliar
Soal Rencana Pemblokiran...
Soal Rencana Pemblokiran Pasokan ke Nestle, Begini Tanggapan Astra Agro
Laba Bersih PT Autopedia...
Laba Bersih PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) Tumbuh Pada Kuartal I
PN Jakarta Timur Kabulkan...
PN Jakarta Timur Kabulkan Gugatan PT Mas Lestari Perkasa terhadap PT Astra Argo Lestari
PT TPL Salurkan Sembako...
PT TPL Salurkan Sembako dan Air Bersih bagi Korban Banjir Bandang Samosir
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Baru Keir Starmer Mulai Bertugas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved