ANTM sisakan dana PUB I Rp1,7 T
Selasa, 15 Januari 2013 - 10:23 WIB
ANTM sisakan dana PUB I Rp1,7 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hingga akhir tahun lalu masih menyisakan dana Obligasi Berkelanjutan I sebesar Rp1,76 triliun. Jumlah tersebut sekitar 58,67 persen dari total hasil Obligasi Berkelanjutan I Antam senilai Rp3 triliun.
Direktur Keuangan Antam Djaja M Tambunan mengatakan, realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi berkelanjutan (PUB) Antam dengan tingkat bunga tetap tahap I tahun 2011 per akhir Desember 2012 sebesar Rp1,23 triliun. "Realisasi dana obligasi I berkelanjutan untuk ekspansi," kata dia dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/1/2013).
Adapun penggunaan dana obligasi berkelanjutan tahap I tersebut, digunakan untuk ekspansi sebesar Rp1,23 triliun. Sementara berdasarkan prospektus perusahaan, dana hasil obligasi Rp3 triliun setelah dikurangi biaya-biaya menjadi Rp2,99 triliun, yang akan digunakan untuk investasi rutin dan ekspansi perusahaan.
Rincian rencana penggunaan dana obligasi, yakni investasi rutin untuk unit bisnis pertambangan dengan total mencapai Rp672,05 miliar terdiri dari pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara sebesar Rp161,58 miliar, di Maluku Utara senilai Rp261,22 miliar dan pertambangan emas sebesar Rp249,25 miliar. Sementara realisasi penggunaannya hingga akhir tahun lalu senilai Rp475,34 miliar.
Sementara untuk rencana pengembangan usaha dialokasikan sebesar Rp2,32 triliun, terdiri atas renovasi, perbaikan dan moderniasai pabrik feronikel di Pomalaa mencapai Rp2,03 triliun serta pembukaan tambang nikel di Maluku Utara dan atau Sulawesi Tenggara dan atau tambang bauksit di Kalimantan Barat senilai Rp2,3 triliun. Adapun realisasi penggunaan dananya hingga akhir 2012 baru Rp728,6 miliar.
Sisa dana hasil obligasi sebesar Rp1,76 triliun ditempatkan dalam bentuk deposito dan giro. Penempatan dalam bentuk deposito sebesar Rp1,7 triliun di BNI, BRI, Bank Permata dan Bank CIMB Niaga. Sedangkan dalam bentuk giro di Bank Mandiri senilai Rp53,96 miliar.
Direktur Keuangan Antam Djaja M Tambunan mengatakan, realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi berkelanjutan (PUB) Antam dengan tingkat bunga tetap tahap I tahun 2011 per akhir Desember 2012 sebesar Rp1,23 triliun. "Realisasi dana obligasi I berkelanjutan untuk ekspansi," kata dia dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/1/2013).
Adapun penggunaan dana obligasi berkelanjutan tahap I tersebut, digunakan untuk ekspansi sebesar Rp1,23 triliun. Sementara berdasarkan prospektus perusahaan, dana hasil obligasi Rp3 triliun setelah dikurangi biaya-biaya menjadi Rp2,99 triliun, yang akan digunakan untuk investasi rutin dan ekspansi perusahaan.
Rincian rencana penggunaan dana obligasi, yakni investasi rutin untuk unit bisnis pertambangan dengan total mencapai Rp672,05 miliar terdiri dari pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara sebesar Rp161,58 miliar, di Maluku Utara senilai Rp261,22 miliar dan pertambangan emas sebesar Rp249,25 miliar. Sementara realisasi penggunaannya hingga akhir tahun lalu senilai Rp475,34 miliar.
Sementara untuk rencana pengembangan usaha dialokasikan sebesar Rp2,32 triliun, terdiri atas renovasi, perbaikan dan moderniasai pabrik feronikel di Pomalaa mencapai Rp2,03 triliun serta pembukaan tambang nikel di Maluku Utara dan atau Sulawesi Tenggara dan atau tambang bauksit di Kalimantan Barat senilai Rp2,3 triliun. Adapun realisasi penggunaan dananya hingga akhir 2012 baru Rp728,6 miliar.
Sisa dana hasil obligasi sebesar Rp1,76 triliun ditempatkan dalam bentuk deposito dan giro. Penempatan dalam bentuk deposito sebesar Rp1,7 triliun di BNI, BRI, Bank Permata dan Bank CIMB Niaga. Sedangkan dalam bentuk giro di Bank Mandiri senilai Rp53,96 miliar.
(rna)
Lihat Juga :