Menteri Suswono minta petani tembakau tidak resah

Rabu, 16 Januari 2013 - 11:39 WIB
Menteri Suswono minta...
Menteri Suswono minta petani tembakau tidak resah
A A A
Sindonews.com - Kekhawatiran para petani tembakau lokal akan membanjirnya tembakau impor akibat Pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan (PP Tembakau) dianggap berlebihan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian Suswono usai membuka Rakernas Kementan di Kantornya, Jakarta, Rabu (16/1/2013). Menurutnya, pasar tembakau di Indonesia masih sangat luas, sehingga tembakau impor tidak akan mengancam keberadaan tembakau lokal.

"Tidak ada larangan menanam tembakau, enggak ada larangan. Pasarnya juga masih sangat potensial. Impornya masih banyak kok," kata Suswono.

Mentan menuturkan, sekitar 70 persen tembakau yang digunakan pabrik-pabrik rokok di Indonesia berasal dari impor. PP Tembakau yang diterbitkan pemerintah dinilainya tidak akan menambah lagi tembakau impor.

"Sebetulnya petani tembakau enggak perlu resah karena tembakau ini kan sebagian besar masih impor, masih hampir 70 persen," ujarnya.

Karena itu, Suswono meminta para petani tembakau tidak meributkan PP Tembakau. Pihaknya mengaku heran dengan protes yang dilancarkan para petani tembakau. "Saya heran, kenapa kok petani protes?" tanya Suswono.

Seperti diketahui, baru-baru ini Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menyatakan khawatir PP Tembakau akan membuat Indonesia kebanjiran tembakau impor. "Tembakau lokal akan tertekan oleh tembakau impor," ujar Ketua APTI Nurtantio Wisnu Brata akhir pekan lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
43 menit yang lalu
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
50 menit yang lalu
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
1 jam yang lalu
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
1 jam yang lalu
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved