OCBC NISP perbesar kredit

Rabu, 16 Januari 2013 - 14:38 WIB
OCBC NISP perbesar kredit
OCBC NISP perbesar kredit
A A A
Sindonews.com - Dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, Bank OCBC NISP akan fokus memperbesar penyaluran kredit di semua sektor. Langkah tersebut dilakukan dengan penerbitan obligasi berkelanjutan senilai Rp3 triliun.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja menjelaskan, obligasi diterbitkan dalam tiga seri atau tenor waktu, yaitu seri satu tahun, dua tahun, dan tiga tahun. Sementara besar suku bunga mulai 6%, 6,25%, 6,75%, dan 7,60%. Pembeli obligasi akan mendapat pembayaran bunga setiap tiga bulan sekali.

“Penerbitan obligasi berkelanjutan senilai Rp3 triliun ini, untuk menyokong ekspansi bisnis OCBC NISP pada sektor pembiayaan. Uang dari hasil penjualan obligasi seluruhnya akan digunakan untuk penyaluran kredit,” jelas Parwati dalam keterangan tertulisnya kepada SINDO, Rabu (16/1/2013).

Sampai dengan 2012, nilai kredit yang disalurkan OCBC NISP cukup besar. Namun, bank yang lahir di Bandung ini berupaya menjalankan prinsip kehati-hatian dengan menjaga rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) berada pada level 0,4%. Jauh di bawah batas maksimal NPL yang digariskan Bank Indonesia sebesar 5%.

Parwati berharap, penjualan obligasi berkelanjutan tahap I mendapat sambutan positif dari investor. Terutama mereka yang ingin mendapatkan return optimal.

Pada 2012 lalu, OCBC NISP juga menjual sejumlah saham melalui proses rights issue. Penjualan saham tersebut mendapat sambutan positif dari investor.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Sekali Lagi! Menanti...
Sekali Lagi! Menanti Pecah Telur Penerbitan Obligasi Daerah
TBS Energi Utama Rampungkan...
TBS Energi Utama Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar
Garuda Dapat Dana Segar...
Garuda Dapat Dana Segar dari Penerbitan Obligasi Rp8,5 Triliun
Penerbitan Obligasi...
Penerbitan Obligasi Korporasi Rp61,1 Triliun Didominasi untuk Bayar Utang
OJK Rilis Aturan Baru...
OJK Rilis Aturan Baru Penerbitan Obligasi dan Sukuk Buat Pemda
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
13 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
30 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved