Pengusaha desak pemerintah atur tata niaga sapi

Kamis, 24 Januari 2013 - 13:56 WIB
Pengusaha desak pemerintah...
Pengusaha desak pemerintah atur tata niaga sapi
A A A
Sindonews.com - Pedagang dagi sapi menuntut pemerintah mengatur tata niaga sapi dan daging sapi. Tata niaga ini diharapkan mampu mengendalikan harga jual di pasaran.

Ketua Asosiasi Pengusaha Daging Sapi dan Sapi Potong Indonesia (Apdasi) Jawa barata (Jabar), Dadang Iskandar menuntut pemerintah turun tangan mengatur tata niaga sapi. Selama ini, pergerakan harga daging sapi sepenuhnya diserahkan pada mekanisme pasar. Akibatnya, pergerakan harga cenderung tak terkendali.

“Tata niaga sapi potong sangat carut marut. Harga daging sapi bebas bergerak di pasaran. Ini hanya menguntungkan segelintir orang. Sementara, harga di tingkat peternak, tidak ada kenaikan signifikan,” jelas Dadang Iskandar, di Bandung, Kamis (24/1/2013).

Keikutsertaan pemerintah dalam mengatur tata niaga daging sapi, diharapkan menguntungkan semua pihak. Tingginya harga daging sapi antara Rp90 ribu per kilogram (kg) sampai RP100 ribu per kg, menyebabkan turunnya daya beli masyarakat.

"Pemerintah bisa melakukan impor sapi trading untuk mengendalikan harga dan memenuhi permintaan pasar," ujar dia.

Sayang, pemerintah hanya memperkenankan impor sapi dengan bobot maksimal 350 kg. Sementara bobot sapi siap potong bisa mencapai 500 kg per ekor.

Senada dengan Dadang, Sekretaris Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PSKI), Robby Agustiar juga mendukung usulan Apdasi Jabar agar pemerintah mengatur tata niaga sapi.

Sebagai peternak, lanjut Robby, pihaknya menginginkan keuntungan yang besar sesuai dengan harga jual sapi potong di tingkat konsumen. “Kami juga menginginkan penjualan sapi dari tingkat peternak, tidak melalui perantara. Mestinya langsung ke pedagang," jelas Robby.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
18 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
20 menit yang lalu
Purbaya Kembali Tepis...
Purbaya Kembali Tepis Rumor Reshuffle dan Resign: Saya Sukanya Maju, Bukan Mundur
24 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
25 menit yang lalu
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
Alasan Sekutu Desak...
Alasan Sekutu Desak NATO Tunjukkan Kekuatan pada Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved