Kemendag heran India naikkan bea masuk CPO

Jum'at, 25 Januari 2013 - 13:28 WIB
Kemendag heran India...
Kemendag heran India naikkan bea masuk CPO
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku heran atas keputusan pemerintah India menaikkan bea masuk (BM) minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO).

Kenaikan ini membuat harga CPO di India melambung. Padahal, penggunaan CPO di negara tersebut sangat tinggi, terutama untuk minyak goreng. "Kalau mereka menaikkan bea masuk CPO, menurut saya agak aneh. Dengan demikian, biaya CPO di India akan lebih mahal. Padahal meraka banyak menggunakan untuk minyak goreng," kata Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi kepada wartawan di Kantornya, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Bayu memperkirakan, kebijakan ini diambil India untuk melindungi produk minyak nabati lokalnya dari ancaman CPO asal Indonesia dan Malaysia yang harganya lebih rendah. "Dugaan kita, untuk melindungi minyak kedelai dan minyak sayur lokal (India) lainnya," ujar dia.

Pria jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini mengaku masih mempelajari terlebih dahulu kebijakan baru tersebut. Bayu menilai, sikap tidak diskriminatif India terhadap CPO asal Indonesia patut dihargai.

"Dari sudut perdagangan CPO, akan kita cermati lagi bahwa kebijakan bea masuk India tidak diskriminatif," kata Bayu.

Sebagai informasi, CPO Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada dua kebijakan baru dari Malaysia yang menetapkan bea ekspor CPO sebesar 0 persen per Februari 2013, serta India yang akan mengenakan bea impor CPO sebesar 2,5 persen. Ancaman ini dikhawatirkan dapat menurunkan daya saing CPO Indonesia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
22 menit yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
1 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
1 jam yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
2 jam yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
4 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved