IPO tidak direstui, Pegadaian tak risau

Rabu, 30 Januari 2013 - 11:36 WIB
IPO tidak direstui,...
IPO tidak direstui, Pegadaian tak risau
A A A
Sindonews.com - PT Pegadaian Persero mengaku tidak risau meski rencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) gagal karena tidak mendapat restu dari pemerintah. Pegadaian masih memiliki banyak sumber dana untuk melakukan investasi, misalnya dari pinjaman perbankan dan obiligasi.

"Selama ini kan kita dapat support dari perbankan, dari obiligasi. Ya tidak apa-apa kalau tidak jadi IPO (initial public offering)," kata Direktur Utama Pegadaian Suwhono usai menghadiri BUMN Marketeers Club di Graha Sucofindo, Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Suwhono menyebut, sudah ada delapan bank yang siap memberikan pinjaman kepada BUMN jasa gadai tersebut. "Pinjaman dari delapan (bank), Bank Mandiri, BRI ,BNI, BCA, Permata, sindikasi BPD," ungkap dia.

Adapun kebutuhan pendanaan perseroan tahun ini sebesar Rp8 triliun, yang akan diperoleh dari pinjaman perbankan maupun penerbitan obligasi. Namun, belum diketahui kapan obiligasi tersebut akan diterbitkan. Perseroan masih melihat waktu yang tepat untuk menerbitkan surat utangnya agar diserap pasar.

Seperti diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menyatakan, PT Pos Indonesia dan PT Pegadaian belum akan IPO pada tahun ini karena tidak mendapat persetujuan Komite Privatisasi dalam Rapat Koordinasi Kementerian Perekonomian.

"Karena yang diajukan (Pegadaian dan Pos Indonesia) tadi belum disetujui, ya kita cari lagi. Pos dan Pegadaian belum akan IPO tahun ini," kata Dahlan pekan lalu.

Dahlan mengungkapkan, Pegadaian tidak diizinkan melepas saham ke publik karena dikhawatirkan akan menjadi berorientasi laba (profit oriented) dan melupakan fungsi sosialnya melayani masyarakat yang membutuhkan pinjaman.

Penolakkan Pegadaian untuk bisa menjadi perusahaan emiten ini sudah kali ketiganya. Pasalnya, BUMN yang baru menjadi perseroan terbatas (PT) pada tahun lalu ini, tidah mendapat restu dua kali dari Komite Privatisasi meski sudah berkomitmen akan tetap menjaga suku bunganya tidak tinggi pasca IPO.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan untuk Sektor Alih Daya, Pegadaian dan ABADI Kolaborasi Strategis
Cuan Gede Tanpa Potongan!...
Cuan Gede Tanpa Potongan! Investasi Emas di Pegadaian Bebas PPh 22
Sinergi Pegadaian dan...
Sinergi Pegadaian dan UI Lahirkan Ruang Kreatif untuk Masa Depan
Inovasi Emas Pegadaian...
Inovasi Emas Pegadaian Buahkan Hasil: Layanan Bank Emas Cetak Kinerja Gemilang
Daftar Harga Gadai BPKB...
Daftar Harga Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Lengkap dengan Syarat dan Caranya
Rayakan HUT ke 120,...
Rayakan HUT ke 120, Pegadaian Fokus Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
13 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
30 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved