Sapi bunting tua, produksi susu perahan menurun

Selasa, 05 Februari 2013 - 21:43 WIB
Sapi bunting tua, produksi...
Sapi bunting tua, produksi susu perahan menurun
A A A
Sindonews.com - Produksi susu sapi perah di lereng merapi menurun drastis. Penurunan tersebut disebabkan karena musim hujan yang terjadi selama ini dan juga sapi-sapi yang yang saat ini banyak yang mengalami fase bunting tua.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat dan Veteriner, Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan Sleman, Sugeng Hendro Laksono mengatakan, produksi susu sapi perah sangat dipengaruhi dengan suplay pakan yang diberikan ke ternak sapinya.

Musim hujan ini menyebabkan kondisi lingkungan basah, dan kualitas pakan ternak tidak seperti musim kemarau. "Padahal, disarankan dalam memberikan pakan ke sapi perah sebaiknya rumput yang muda dihindari, karena rumput yang masih muda itu kemungkinan memicu timbulnya cacing," kata dia, Selasa (5/2/13).

Dijelaskannya, sapi perah yang terserang cacing akan mempengaruhi produksi susunya. Untuk menjaga agar susu hasil perahan sapi tetap stabil, para peternak diharapkan untuk menjaga kandangnya, dan pemberian nutrisi makanan.

Sementara itu, pengurus Koperasi Susu Sarono Makmur, sapi perah di Glagaharjo, Cangkringan mengatakan, produksi susu sapi perah saat ini menurun drastis dari yang biasanya 25 liter perhari, menjadi 10 hingga 15 liter per hari setiap ekornya.

Populasi sapi dikoperasinya saat ini sekitar 1.200 ekor sapi perah. Dari jumlah tersebut, setiap harinya dapat menghasilkan sekitar 4.500 liter perhari, namun saat ini menurun menjadi 3.500 liter.

Sementara, harga susu perliternya saat ini masih stabil sekitar Rp3.300, dan biasanya disetorkan ke Pasuruan. "Selain karena musim hujan, penurunan juga karena sapi banyak yang mengalami fase bunting tua," ucapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cimory Kedepankan Riset...
Cimory Kedepankan Riset dan Inovasi
Kandang Sapi Perah Rakyat...
Kandang Sapi Perah Rakyat Beroperasi di Pasuruan, Bangkitkan Industri Susu Lokal
Pemerintah Kembangkan...
Pemerintah Kembangkan dan Tingkatkan Industri Susu Dalam Negeri
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Edukasi Tekankan Waspada...
Edukasi Tekankan Waspada Alergi Susu Sapi pada Anak
Susu Kambing Formula...
Susu Kambing Formula Miliki Nutrisi Alami untuk Tumbuh Kembang Anak
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
26 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
Susu Kecoa Diklaim Peneliti...
Susu Kecoa Diklaim Peneliti Tiga Kali Lebih Bergizi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved