5.000 karyawan Fujitsu terancam PHK

Kamis, 07 Februari 2013 - 17:54 WIB
5.000 karyawan Fujitsu...
5.000 karyawan Fujitsu terancam PHK
A A A
Sindonews.com - Perusahaan Jepang, Fujitsu menyatakan telah kehilangan hampir USD1 miliar dalam sembilan bulan hingga Desember 2012. Atas kerugian tersebut perusahaan kemungkinan akan melakukan pemangkasan terhadap 5.000 pekerja di seluruh dunia.

Dilansir Channel News Asia, Kamis (7/2/2013), perusahaan memotong setahun penuh proyeksi laba karena overhaul di divisi semikonduktor, penggabungan beberapa bisnis chip dengan Panasonic.

Hal tersebut disampaikan Fujitsu dalam pembicaraan dengan serikat pekerja atas rencana memotong sekitar 5.000 karyawan dari 170 ribu staf global. Tercatat 4.500 pekerja di gaji dari perusahaan independen yang terpisah sebagai bagian dari overhaul bisnis chip.

Dalam sembilan bulan hingga Desember, perseroan membukukan kerugian bersih 90,12 miliar yen (USD962 juta), membalikkan keuntungan tahun sebelumnya.

Untuk pembukuan hingga Maret, diperkirakan kerugian 95 miliar yen, mewakili kerugian bersih pertama perusahaan pada empat tahun fiskal dan membalikkan perkiraan sebelumnya pada laba 25 miliar yen.

"Bisnis ini telah dihadapkan dengan lingkungan operasi yang sangat sulit karena penjualan menurun akibat memburuknya kondisi pasar dan iklim kompetisi yang semakin parah," kata pihak Fujitsu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved