Peternak minta harga pakan sapi disubsidi

Jum'at, 08 Februari 2013 - 11:28 WIB
Peternak minta harga...
Peternak minta harga pakan sapi disubsidi
A A A
Sindonews.com - Para peternak sapi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim) mengeluhkan harga pakan sapi yang melonjak tajam. Akibatnya, harga jual sapi dan daging sapi juga ikut naik.

Para peternak sapi meminta pemerintah memberikan subsidi terhadap harga pakan sapi dan menghentikan impor daging sapi sebab stok sapi lokal saat ini masih melimpah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Jika ingin harga daging turun dan kembali pada kisaran normal sekitar Rp52 ribu sampai Rp55 ribu per kg, kami, para peternak mendesak pemerintah memberi subsidi agar harga pakan ternak turun," kata Syifak, salah satu peternak sapi di daerah tersebut, Jumat (8/2/2013).

Naiknya harga pakan ini sudah dirasakan para peternak sapi sejak satu bulan terkahir. Apalagi, kenaikannya menyeluruh terhadap semua jenis pakan sapi. Seperti bekatul yang sebelumnya Rp1.500 per kilogram (kg) menjadi Rp3.800 per kg, rendang kangkung yang sebelumnya Rp500 per kg menjadi Rp1.500 per kg, ampas bir dari Rp1.500 per kg menjadi Rp2.000 pr kg, dan ampas tahu dari Rp1.300 per kg menjadi Rp1.800 per kg.

Syifak mengatakan, meski harga jual sapi saat ini naik, namun seolah tidak ada artinya karena biaya produksi atau biaya pembesaran sapi juga naik hampir dua kali lipat.

Para pertenak, menurut dia, menolak rencana pemerintah mengimpor daging sapi. Karena, naiknya harga sapi dan daging sapi saat ini bukan karena stok sapi lokal langka atau menipis. Namun, karena biaya pembesaran sapi sedang naik.

Menurutnya, perternak khawatir harga sapi lokal akan anjlok jika pemerintah tetap mengimpor daging sapi. Padahal, biaya pakannya sedang naik. "Jika ini terjadi, maka peternak sapi akan merugi," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved