IHSG anjlok 11 poin tinggalkan level 4.500
Jum'at, 08 Februari 2013 - 16:18 WIB
IHSG anjlok 11 poin tinggalkan level 4.500
A
A
A
Sindonews.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini ditutup terkoreksi cukup dalam akibat tekanan jual. IHSG ditutup anjlok 11,88 poin atau 0,3 persen ke level 4.491,27.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 10,122 atau 0,22 persen ke level 4.513,270. Posisi tersebut melanjutkan penguatan yang terjadi pada hari sebelumnya, yang berhasil mencetak rekor baru di level 4.503,15. Namun, kekuatan tersebut tidak bertahan lama.
Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup terkoreksi akibat tekanan jual asing yang terjadi di pasar. IHSG ditutup berkurang 3,69 poin 0,08 persen ke level 4.499,46.
IHSG terkoreksi menyusul terkoreksinya bursa di kawasan Amerika Serikat dan Eropa serta bersamaan dengan bursa di kawasan Asia.
Sementara Indeks LQ45 ditutup menurun 1,55 poin atau 0,2 persen ke level 768,84. Sementara, indeks kawasan Asia bervariatif. Indeks Komposit Shanghai naik 13,87 poin atau 0,57 persen ke level 2.432,40; Indeks Straits Times positif 10,02 poin atau 0,31 persen ke level 3.271,79; Indeks Hang Seng bertambah 38,16 poin atau 0,16 persen ke level 23.215,16 dan Indeks Nikkei 225 anjlok 203,91 poin atau 1,8 persen ke level 11.153,16.
Tercatat sebanyak 107 saham naik, 156 saham turun dan 115 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,88 triliun dengan volume perdagangan 8,57 miliar saham. IHSG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing mencapai Rp1,24 triliun.
Sektor penggerak IHSG yang bergerak positif, yakni aneka industri, manufaktur, infrastruktur. Sedangkan sisanya menurun, seperti sektor agri, tambang, konsumer, perdagangan, keuangan, industri dasar dan properti.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 ke Rp40.600, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp300 menjadi Rp19.250, PT Mandom Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp100 ke Rp11.600.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 ke Rp49.900, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp100 ke Rp9.950 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Tbk turun Rp300 ke Rp22.000.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 10,122 atau 0,22 persen ke level 4.513,270. Posisi tersebut melanjutkan penguatan yang terjadi pada hari sebelumnya, yang berhasil mencetak rekor baru di level 4.503,15. Namun, kekuatan tersebut tidak bertahan lama.
Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup terkoreksi akibat tekanan jual asing yang terjadi di pasar. IHSG ditutup berkurang 3,69 poin 0,08 persen ke level 4.499,46.
IHSG terkoreksi menyusul terkoreksinya bursa di kawasan Amerika Serikat dan Eropa serta bersamaan dengan bursa di kawasan Asia.
Sementara Indeks LQ45 ditutup menurun 1,55 poin atau 0,2 persen ke level 768,84. Sementara, indeks kawasan Asia bervariatif. Indeks Komposit Shanghai naik 13,87 poin atau 0,57 persen ke level 2.432,40; Indeks Straits Times positif 10,02 poin atau 0,31 persen ke level 3.271,79; Indeks Hang Seng bertambah 38,16 poin atau 0,16 persen ke level 23.215,16 dan Indeks Nikkei 225 anjlok 203,91 poin atau 1,8 persen ke level 11.153,16.
Tercatat sebanyak 107 saham naik, 156 saham turun dan 115 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,88 triliun dengan volume perdagangan 8,57 miliar saham. IHSG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing mencapai Rp1,24 triliun.
Sektor penggerak IHSG yang bergerak positif, yakni aneka industri, manufaktur, infrastruktur. Sedangkan sisanya menurun, seperti sektor agri, tambang, konsumer, perdagangan, keuangan, industri dasar dan properti.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 ke Rp40.600, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp300 menjadi Rp19.250, PT Mandom Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp100 ke Rp11.600.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 ke Rp49.900, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp100 ke Rp9.950 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Tbk turun Rp300 ke Rp22.000.
(rna)
Lihat Juga :