DPR: Daging mahal, apa yang diurus Kementan?
Senin, 11 Februari 2013 - 15:56 WIB
DPR: Daging mahal, apa yang diurus Kementan?
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mempertanyakan kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) yang tidak mampu menstabilkan harga daging sapi.
Padahal, anggaran untuk Kementan terus meningkat setiap tahun. Untuk tahun ini, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan saja sudah Rp2,7 triliun.
"Dana di peternakan kalau enggak salah sekarang Rp2,7 triliun. Tapi, enggak bisa menstabilkan harga di pasar. Tahun 2004 anggaran Kementerian Pertanian hanya Rp3,1 triliun. Apa yang diurusi?" tanya Anggota Komisi IV DPR, Anton Sihombing dalam Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/2/2013).
Melihat buruknya kinerja Kementan ini, Anton pesimistis target swasembada lima bahan pangan (beras, jagung, kedelai, gula, daging) yang ditargetkan Kementan bisa tercapai. "Apakah masih ada keyakinan swasembada?" ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) membenarkan data yang menyebut bahwa harga daging sapi di Indonesia paling mahal di dunia. Harga daging sapi di Indonesia saat ini berkisar antara Rp90-95 ribu per kilogram. Padahal, harga daging sapi di pasaran dunia hanya sekitar Rp40-45 ribu per kg.
"Faktanya adalah, harga kita kurang lebih 2 kali lebih mahal, kita sampai USD9,5. Di luar cuma USD4-4,5 per kilonya," ungkap Bayu, beberapa waktu lalu.
Padahal, anggaran untuk Kementan terus meningkat setiap tahun. Untuk tahun ini, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan saja sudah Rp2,7 triliun.
"Dana di peternakan kalau enggak salah sekarang Rp2,7 triliun. Tapi, enggak bisa menstabilkan harga di pasar. Tahun 2004 anggaran Kementerian Pertanian hanya Rp3,1 triliun. Apa yang diurusi?" tanya Anggota Komisi IV DPR, Anton Sihombing dalam Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/2/2013).
Melihat buruknya kinerja Kementan ini, Anton pesimistis target swasembada lima bahan pangan (beras, jagung, kedelai, gula, daging) yang ditargetkan Kementan bisa tercapai. "Apakah masih ada keyakinan swasembada?" ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) membenarkan data yang menyebut bahwa harga daging sapi di Indonesia paling mahal di dunia. Harga daging sapi di Indonesia saat ini berkisar antara Rp90-95 ribu per kilogram. Padahal, harga daging sapi di pasaran dunia hanya sekitar Rp40-45 ribu per kg.
"Faktanya adalah, harga kita kurang lebih 2 kali lebih mahal, kita sampai USD9,5. Di luar cuma USD4-4,5 per kilonya," ungkap Bayu, beberapa waktu lalu.
(gpr)
Lihat Juga :