Dekopin: Koperasi sulit mengakses KUR

Senin, 11 Februari 2013 - 17:42 WIB
Dekopin: Koperasi sulit...
Dekopin: Koperasi sulit mengakses KUR
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar), Wan Ibrahim menuturkan, sampai saat ini Koperasi masih sulit mengakses program pembiayaan pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Cinta Rakyat (KCR), dan lainnya.

Program yang dibuat pemerintah, kata dia, banyak yang berhenti ditengah jalan. "Padahal, masyarakat yang mendapat sosialisasi mulai mengerti terhadap program yang akan dijalankan koperasi," katanya, Senin (11/2/2013).

Ketua DPP Dekopin Nurdin Halid mengatakan, keberpihakan pemerintah terhadap perkembangan koperasi sangat minim dan memprihatinkan. Akibatnya, koperasi sulit berkembang. Kondisi tersebut berbeda dengan negara berkembang lainnya yang menerapkan asas koperasi untuk pengembangan usaha masyarakat.

"Koperasi Unit Desa (KUD) dahulu pernah berperan besar terhadap pengembangan ekonomi desa. Tapi saat ini mulai pudar. Ini yang mestinya menjadi perhatian kita bersama," ujar Nurdin.

Tidak adanya KUD, lanjut dia, menyebabkan ekosistem ekonomi terkadang tidak berjalan maksimal. Seperti terjadi kelangkaan pupuk. Tidak ada institusi yang bisa bertanggung jawab. Sementara petani sangat membutuhkan komoditas tersebut.

Menurutnya, Tidak diterapkannya sistem koperasi secara maksimal, membuat institusi koperasi banyak disalahgunakan. Banyak koperasi simpan pinjam yang dibuat pemodal besar, sehingga keluar dari nilai-nilai koperasi. "Banyak koperasi berjiwa rentenir. Ini tugas kita melakukan revitalisasi koperasi," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
19 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
56 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Tekanan Darah...
Penyebab Tekanan Darah Sulit Turun Meskipun Sudah Konsumsi Obat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved