Defisit perdagangan India USD20 miliar

Rabu, 13 Februari 2013 - 17:51 WIB
Defisit perdagangan...
Defisit perdagangan India USD20 miliar
A A A
Sindonews.com - Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri India, Anup Pujari melaporkan defisit perdagangan sebesar USD20 miliar, pada Januari 2012. Disebutkan, ekspor India naik 0,8 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD25,6 miliar, namun impor lebih tinggi 6,1 persen menjadi USD45,6 miliar.

"Ekspor India terhambat pemulihan ekonomi global yang tidak merata, bahkan permintaan minyak dan emas telah memicu pengiriman lebih dalam," katanya.

Sementara Gubernur Bank Sentral India, Duvvuri Subbarao mengatakan, "sektor eksternal sangat rentan" menambah celah-akun melebar ke rekor tahunan hingga Maret 2013 dari sekitar 4,2 persen produk domestik bruto pada 12 bulan periode sebelumnya.

"Aspek yang mengkhawatirkan adalah pelebaran defisit perdagangan dan impor minyak berkontribusi untuk itu," kata Subbaro seperti dilansir Bloomberg, Rabu (13/2/2013).

Defisit tersebut telah membebani rupee, yang melemah 8,6 persen terhadap dolar AS sejak tahun lalu. Mata uang naik sekitar 3 persen pada pertengahan September 2012, saat Perdana Menteri Manmohan Singh mulai melakukan perubahan kebijakan untuk meningkatkan ekonomi yang tengah goyah.

"Kami berharap ekspor akan meningkat di masa mendatang," ujar Menteri Perdagangan SR Rao.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
India Bantah Laporan...
India Bantah Laporan Spekulatif Soal Pengiriman Pasukan ke Sri Lanka
India atau Indonesia?...
India atau Indonesia? Ini Kata Sri Mulyani Siapa yang Lebih Cepat Tumbuh!
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved