Samsung Total hentikan impor minyak dari Iran

Rabu, 13 Februari 2013 - 19:23 WIB
Samsung Total hentikan...
Samsung Total hentikan impor minyak dari Iran
A A A
Sindonews.com - Perusahaan Korea Selatan, Samsung Total Petrochemicals telah menghentikan pembelian minyak dari Iran setelah pemilik korporasi dari Prancis keberatan. Hal tersebut disampaikan Kepala Penyulingan Total, Patrick Pouyanne seperti dilansir Reuters, Rabu (13/2/2013).

Samsung Total telah mengimpor satu kargo minyak dari Iran setelah absen dalam setahun karena tidak mampu menahan godaan minyak murah dari republik Islam itu untuk mengimbangi margin tipis dalam pengolahan plastik.

"Ada pembelian di tempat, tetapi akan berhenti. Total telah mengatakan kepada perusahaan ini (Samsung Total) dan mitranya bahwa kita tidak setuju dengan kebijakan tersebut. Karena tujuan kami adalah menghormati undang-undang yang berlaku bagi kita," kata Pouyanne di sela-sela pengumuman hasil tahunan perusahaan.

Samsung Total telah menghentikan impor minyak dari Iran tahun lalu setelah Amerika Serikat dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi yang bertujuan menghentikan program nuklir Iran, yang Barat duga digunakan untuk mengembangkan senjata. Di lain pihak, Teheran bersikeras bahwa tenaga nuklir yang dikembangkan adalah untuk kepentingan tenaga listrik.

Langkah Total menyoroti tekanan kuat dari Barat adalah untuk membatasi ketergantungan pada minyak Iran. Sanksi telah membuat sulit pembeli minyak dari Iran, yang mengurangi separuh ekspor minyak mentah anggota OPEC tahun lalu.

Korea Selatan, mengurangi impor minyak mentah dari Iran sebesar 36 persen menjadi 153.400 barel per hari tahun lalu. Sementara sumber resmi di Prancis mengatakan, bulan lalu pemerintah melihat apakah pembelian Samsung telah melanggar sanksi internasional.

"Sebuah perusahaan Prancis tidak diperbolehkan membeli minyak secara langsung atau tidak langsung dari Iran," kata Amir Ardavan-Aslani, seorang pengacara yang berbasis di Paris khusus di sektor energi dan Timur Tengah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Jadi Pemasok Utama...
Rusia Jadi Pemasok Utama Impor Minyak ke China Juli 2022
Kejagung Ungkap Ahok...
Kejagung Ungkap Ahok Mengetahui Impor-Ekspor Minyak Mentah Pertamina
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, Terselamatkan Penurunan Impor
Dulu Ekspor Kini Impor,...
Dulu Ekspor Kini Impor, Bahlil Ingin Produksi Minyak Balik Seperti 1997
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Berita Terkini
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
10 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
5 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved