Sakakibara: Devaluasi yen Jepang hukum mitra dagang

Kamis, 14 Februari 2013 - 13:57 WIB
Sakakibara: Devaluasi...
Sakakibara: Devaluasi yen Jepang hukum mitra dagang
A A A
Sindonews.com - Jepang telah menghukum mitra dagang dengan membimbing yen ke level yang belum pernah terlihat dalam hampir empat tahun terakhir. Hal tersebut disampaikan Eisuke Sakakibara, mantan pejabat di Kementerian Keuangan Jepang.

Dilansir Reuters, Kamis (14/2/2013), mata uang Jepang telah memasuki kisaran antara 88-98 per dolar AS. Sakakibara, yang dikenal sebagai "Mr Yen " atas usahanya memengaruhi nilai tukar di akhir 1990-an mengatakan, Jepang akan menjadi sorotan kelompok G20 dan kelompok negara G7 pada akhir pekan ini, yang khawatir slide yen berlebihan.

"Membimbing yen yang lebih rendah adalah kebijakan yang menghukum negara-negara tetangga," tegas Sakakibara, 71, dalam sebuah wawancara di Tokyo.

Menurutnya, tayangan di luar negeri yang menggambarkan Jepang sedang mencoba mengatur penurunan yen lebih lanjut akan mendapat kritikan dari G-7 dan G-20.

Diberitakan sebelumnya, negara-negara industri terbesar di dunia (G7), berusaha meredakan kekhawatiran memuncaknya perang mata uang. Mereka berjanji menghindari devaluasi nilai uang untuk mengejar pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

"Kami menegaskan kembali bahwa kebijakan fiskal dan moneter tetap berorientasi memenuhi tujuan masing-masing dalam negeri menggunakan instrumen domestik, dan kita tidak akan menargetkan nilai tukar," kata kelompok menteri keuangan dan gubernur bank sentral G7, baru-baru ini.

Sikap yang ketat dari komentar terakhir G-7, menandai upaya menghindari gaya pembalasan devaluasi pada 1930. Saat itu, di tengah ekonomi melemah mereka berusaha meningkatkan nilai ekspor dengan mengatur mata uang agar turun.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Resesi Seks Bikin Jepang...
Resesi Seks Bikin Jepang Lengser dari Peringkat Ketiga Ekonomi Terbesar Dunia
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved