Nestle laporkan pertumbuhan lambat dalam 3 tahun

Kamis, 14 Februari 2013 - 14:38 WIB
Nestle laporkan pertumbuhan...
Nestle laporkan pertumbuhan lambat dalam 3 tahun
A A A
Sindonews.com - Nestle SA, perusahaan makanan terbesar di dunia, melaporkan pertumbuhan penjualan paling lambat dalam tiga tahun terakhir. Hasil ini sebagai dampak dari melemahnya konsumsi di Eropa dan pertumbuhan pendapatan lambat di Asia.

Perusahaan berbasis di Swiss, Vevey mengatakan, pendapatan Nestle naik 5,9 persen tidak termasuk akuisisi, pelepasan dan perubahan mata uang. Hasil itu kurang dari perkiraan para analis yang rata-rata 6 persen. Tercatat, pertumbuhan di wilayah Asia, Oceania dan Afrika 8,4 persen, melambat dari kecepatan 12 persen pada 2011.

"Jika Anda melihat pertumbuhan organik di berbagai divisi, tampaknya agak lembut khususnya di kawasan Oseania, Asia, Afrika," kata Richard Withagen, seorang analis dari SNS Securities di Amsterdam, seperti dilansir Bloomberg, Kamis (14/2/2013).

Chief Executive Officer (CEO) Nestle, Paul Bulcke mengemukakan, perusahaan yakin mencapai tujuan tahun ini, meskipun banyak tantangan yang menghambat. Tahun lalu, laba bersih perusahaan naik 12 persen menjadi Rp 10,6 miliar franc (USD12 miliar), lebih dari perkiraan rata-rata 10,4 miliar franc.

Pendapatan Nestle dari bisnis Eropa meningkat 1,8 persen secara organik, didorong permintaan kopi Nescafe Dolce Gusto dan produk bumbu masak Maggi. Sementara pendapatan dari pasar negara berkembang meningkat 11 persen dan mencapai 43 persen dari total penjualan. Nestle sendiri memiliki tujuan proporsi mencapai 45 persen pada 2020.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved