Soal DHE, BI tak bisa paksa KKKS

Kamis, 14 Februari 2013 - 15:52 WIB
Soal DHE, BI tak bisa...
Soal DHE, BI tak bisa paksa KKKS
A A A
Sindonews.com - Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan, Bank Indonesia (BI) tidak bisa memaksa para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menyimpan uangnya di bank-bank nasional. Hal itu terkait dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang mewajibkan KKKS untuk menitipkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) kepada bank nasional.

"Kita tidak bisa memaksakan mereka. Kalau tiba-tiba saudara disuruh simpan uang di bank ulang alik, mau tidak? Kita juga agak rikuh, itu kan tidak ada di dalam kontrak. Itu hanya imbauan," ujar Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini usai menghadiri Rapat Kerja SKK Migas di City Plaza, Jakarta, Kamis (14/2/2013).

Rudi menjelaskan, tidak mudah untuk mengajak para KKKS menaruh DHE-nya tersebut, karena mereka belum sepenuhnya percaya dengan bank yang ada di Indonesia. KKKS belum memiliki rasa kenyamanan, karena di mata Internasional bank Indonesia masih memiliki nilai B, sedangkan bank-bank dari negara lain dinilai A++.

"Ini masalah kenyamanan, karena uang mereka yang besar itu harus lewat orang lain (bank nasional) yang belum begitu mereka kenal," kata dia.

Seperti diketahui, PBI No 13/20/2011 melalui surat Gubernur Bank Indonesia No 14/2/GBI/SDM tanggal 30 Oktober 2012, memerintahkan para KKKS agar penerimaan devisa dilakukan melalui bank dalam negeri.

Kemarin, BI dan Kemenkeu mulai menunjukkan ‘taring’nya terhadap para eksportir yang membandel atau tidak mau memarkirkan DHE-nya ke bank lokal.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
4 menit yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
1 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
1 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
1 jam yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
1 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved