Baru dibuka, saham PTMA langsung naik 50%
Rabu, 20 Februari 2013 - 09:22 WIB
Baru dibuka, saham PTMA langsung naik 50%
A
A
A
Sindonews.com - Baru saja dicatatkan di papan bursa, saham PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) langsung dibuka menguat signifikan mencapai 50 persen, dari harga penawaran sebesar Rp230 dan dibuka pada level tertingginya Rp345 per saham.
Dari papan bursa terlihat, saham sempat tercatat pada level terendahnya di level Rp300 dan level tertingginya di level Rp345.
Emiten ini memiliki total aset sebesar USD73,7 juta, dengan pendapatan USD37,04 juta dan laba sebesar USD6,6 juta ini, telah diperdagangkan sebanyak 13 kali dengan Volume perdagangan sebanyak 299 lot dan nilai perdagangan sebesar Rp49 juta.
Pada saat penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), perseroan melepas sebanyak 395 juta lembar saham atau setara 15 persen dari total 2.6333.300.000 lembar saham. Direktur Utama TPMA, Daniel Wardojo menyebutkan, jumlah pemesanan saham pada pasar perdana mencapai dua kali lebih dari jumlah saham yang ditawarkan.
Adapun, saham perseroan ditawarkan dengan harga Rp230 per lembar saham, dengan target dana IPO sebesar Rp90 miliar. Dana tersebut sedianya akan digunakan untuk menambah peralatan maupun armada yang dimiliki perseroan.
"Perusahaan perlu menambah armada baru untuk memenuhi permintaan pelanggan dan peningkatan kinerja," kata Daniel di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (20/2/2013).
Dari papan bursa terlihat, saham sempat tercatat pada level terendahnya di level Rp300 dan level tertingginya di level Rp345.
Emiten ini memiliki total aset sebesar USD73,7 juta, dengan pendapatan USD37,04 juta dan laba sebesar USD6,6 juta ini, telah diperdagangkan sebanyak 13 kali dengan Volume perdagangan sebanyak 299 lot dan nilai perdagangan sebesar Rp49 juta.
Pada saat penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), perseroan melepas sebanyak 395 juta lembar saham atau setara 15 persen dari total 2.6333.300.000 lembar saham. Direktur Utama TPMA, Daniel Wardojo menyebutkan, jumlah pemesanan saham pada pasar perdana mencapai dua kali lebih dari jumlah saham yang ditawarkan.
Adapun, saham perseroan ditawarkan dengan harga Rp230 per lembar saham, dengan target dana IPO sebesar Rp90 miliar. Dana tersebut sedianya akan digunakan untuk menambah peralatan maupun armada yang dimiliki perseroan.
"Perusahaan perlu menambah armada baru untuk memenuhi permintaan pelanggan dan peningkatan kinerja," kata Daniel di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (20/2/2013).
(rna)
Lihat Juga :