Furniture dan batik Indonesia siap mejeng di Swiss

Rabu, 20 Februari 2013 - 12:16 WIB
Furniture dan batik...
Furniture dan batik Indonesia siap mejeng di Swiss
A A A
Sindonews.com - Dalam Pameran Mustermesse Basel (MUBA) 2013 yang diselenggarakan di Basel, Swiss, tanggal 22 Februari-3 Maret 2013 mendatang, Indonesia akan menampilkan sejumlah produk unggulannya yang berpotensi laku di pasaran Eropa.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan berbagai produk Indonesia yang akan dipromosikan seperti furniture, kerajinan tangan, fashion, dan sebagainya.

"Produk-produk yang kita tampilkan furniture, handycraft, fashion. Jadi ada fashion batik dan lainnya. Ada peragawatinya, nanti akan kita tampilkan," sebut Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Gusmardi Bustami saat ditemui di Kemendag, Jakarta, Rabu (20/2/2013).

Dengan berbagai variasi produk yang ditampilkan, diharapkan para pengunjung Pameran MUBA bisa mengenal Indonesia. "Jadi bervariasi yang kita tampilkan sehingga peserta bisa melihat Indonesia punya produk-produk unggulan," ucap Gusmardi.

Dalam pameran ini, lanjut dia, produk-produk Indonesia akan ditampilkan di paviliun khusus seluas 2.000 m2. "Kita mendapat tempat di MUBA ini seluas 2.000 m2 dan tentu kita membuat special design untuk paviliun kita di sana yang bisa mempromosikan produk-produk Indonesia," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Kemendag mengumumkan, Indonesia diundang oleh Swiss sebagai negara tamu dalam pameran MUBA. "Tahun ini Indonesia ditunjuk sebagai guest country. Tahun lalu India, sebelumnya Filipina, sebelumnya lagi Mesir," ungkap Gusmardi.

Gusmardi menambahkan, pameran ini akan dihadiri oleh banyak pengusaha dari negara-negara Eropa, khususnya dari Swiss sendiri. "Jadi ini memang acara yang diadakan pemerintah Swiss yang banyak dihadiri pengusaha Swiss, Jerman, dan negara-negara Eropa lainnya," imbuhnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved