Jepang jual saham Japan Tobacco USD10,3 M

Senin, 25 Februari 2013 - 14:54 WIB
Jepang jual saham Japan...
Jepang jual saham Japan Tobacco USD10,3 M
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Jepang dilaporkan akan menjual saham Japan Tobacco Inc sebesar USD10,3 miliar. Langkah ini dilakukan untuk membantu biaya rekonstruksi pasca-gempa bumi yang terjadi pada 2011.

Departemen Keuangan Jepang memiliki sekitar 1 miliar saham, atau 50 persen dari kepemilikan perusahaan rokok tersebut. Mereka akan menawarkan sebanyak 333,3 ribu saham, sesuai dengan peraturan di Tokyo.

Berdasarkan harga penutupan hari ini, harga saham Japan Tobacco sebesar 2.901 yen per saham, atau sekitar 967 miliar yen (USD10,3). Penawaran saham tersebut adalah yang terbesar sejak 2010.

Saham Japan Tobacco menguat sekitar 34 persen dalam perdagangan di Tokyo sejak pertengahan November lalu, menyusul melemahnya yen yang meningkatkan nilai pendapatan luar negeri menyumbang lebih dari setengah pendapatan operasional pembuat rokok.

"Lingkungan pasar saham saat ini cukup baik untuk menyerap penjualan pada volume pertumbuhan perdagangan," kata Mikihiko Yamato, wakil kepala penelitian dari JI Asia, Tokyo, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (25/2/2013).

Departemen Keuangan tahun lalu, menunda penjualan saham akibat kemerosotan ekonomi. Di bawah undang-undang yang disahkan pada 2011, pemerintah dapat melepas saham di perusahaan sekitar 33 persen.

Pembuat merek rokok Winston, Camel dan Mild Seven menyatakan siap membeli kembali sebanyak 250 miliar yen saham.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved