Harga daging di Singapura hanya Rp45 ribu/kg
Selasa, 26 Februari 2013 - 13:03 WIB
Harga daging di Singapura hanya Rp45 ribu/kg
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan mengakui mahalnya harga daging sapi di Indonesia sudah tidak wajar. Salah satu negara tetangga Indonesia, yakni Singapura, harga daging sapi hanya Rp45 ribu per kilogram (kg). Namun, di Indonesia harga daging sapi Rp90 ribu per kg.
Karena itu, Gita bergurau dengan menyarankan para ibu rumah tangga untuk ke Singapura membeli daging sapi murah. "Ibu-ibu ke Singapura saja beli daging, cuma Rp45 ribu per kg," ujar Gita Wirjawan sambil tersenyum dalam Kuliah Umum di di Universitas As-Syafi`iyah di Bekasi, Selasa (26/2/2013).
Harga daging sapi yang terjangkau di Singapura, membuat masyarakatnya dapat menikmati daging sapi dalam jumlah yang memadai bagi kesehatan. Konsumsi daging sapi per kapita mereka pun menjadi tinggi sekali. "Karena itu mereka bisa mengonsumsi sapi dalam jumlah yang besar sekali," katanya.
Menurutnya, pengadaan impor daging sapi perlu menggunakan sistem lelang agar harga daging sapi menjadi lebih terjangkau masyarakat. "Kenapa enggak kita lelang saja? Ujung-ujungnya yang untung konsumen," ujar Gita.
Sebagai informasi, Mendag Gita telah menyiapkan formulasi mekanisme lelang sebagai pengganti mekanisme tender untuk pengadaan impor daging sapi. Pihaknya meyakini sistem lelang ini akan membuat harga daging sapi menjadi lebih rendah dan stabil.
"Terkait dengan daging, tadi kami mengusulkan untuk dipertimbangkan dilakukannya sistem lelang agar jauh lebih transparan dan bisa menjamin harga yang mungkin bisa lebih murah," kata Gita, kemarin.
Karena itu, Gita bergurau dengan menyarankan para ibu rumah tangga untuk ke Singapura membeli daging sapi murah. "Ibu-ibu ke Singapura saja beli daging, cuma Rp45 ribu per kg," ujar Gita Wirjawan sambil tersenyum dalam Kuliah Umum di di Universitas As-Syafi`iyah di Bekasi, Selasa (26/2/2013).
Harga daging sapi yang terjangkau di Singapura, membuat masyarakatnya dapat menikmati daging sapi dalam jumlah yang memadai bagi kesehatan. Konsumsi daging sapi per kapita mereka pun menjadi tinggi sekali. "Karena itu mereka bisa mengonsumsi sapi dalam jumlah yang besar sekali," katanya.
Menurutnya, pengadaan impor daging sapi perlu menggunakan sistem lelang agar harga daging sapi menjadi lebih terjangkau masyarakat. "Kenapa enggak kita lelang saja? Ujung-ujungnya yang untung konsumen," ujar Gita.
Sebagai informasi, Mendag Gita telah menyiapkan formulasi mekanisme lelang sebagai pengganti mekanisme tender untuk pengadaan impor daging sapi. Pihaknya meyakini sistem lelang ini akan membuat harga daging sapi menjadi lebih rendah dan stabil.
"Terkait dengan daging, tadi kami mengusulkan untuk dipertimbangkan dilakukannya sistem lelang agar jauh lebih transparan dan bisa menjamin harga yang mungkin bisa lebih murah," kata Gita, kemarin.
(izz)
Lihat Juga :