Akses kredit perbankan masih minim

Rabu, 27 Februari 2013 - 18:18 WIB
Akses kredit perbankan...
Akses kredit perbankan masih minim
A A A
Sindonews.com - Belum semua elemen di masyarakat mampu menjangkau layanan perbankan dan lembaga keuangan. Informasi yang minim, membuat masyarakat sulit untuk mengakses perbankan.

Saat ini, baru sekitar 31,8 persen penduduk atau sekitar 57 juta yang bisa mengakses kredit perbankan. Sistem Informasi Perkreditan Nasional (Sipnas) menjadi salah satu upaya mengembangkan informasi kredit.

Director of Bank Licensing and Banking Information Department of Bank Indonesia, Yetti Septiawati mengatakan, jumlah tersebut diambil dari data Badan Pusat Statistik (BPS). Selain penduduk, jumlah UMKM juga sangat minim atau baru sekitar 55,2 juta unit usaha saja.

Hal tersebut setara dengan 17 persen UMKM yang ada di Indonesia yang bisa mengakses kredit. "KUR (Kredit Usaha Rakyat) baru bisa menjangkau 7,6 juta UKM dengan total saluran kredit Rp97,6 triliun," jelasnya pada seminar perkembangan informasi kredit yang dilaksanakan Bank Indonesia dengan Kementerian Ekonomi Jepang di Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Rabu (27/2/12).

Agar dapat maksimal, lanjut dia, perlu adanya pengembangan pengelolaan data perkreditan untuk meningkatkan akses penyediaan dana. Salah satunya dengan mengembangkan Sipnas yang ditujukan untuk meminimalkan permasalahan klasik asumetris information.

Menurutnya, selama ini lembaga keuangan kesulitan untuk mengidentifikasi potensi kredit. Hal ini menjadikan bunga pinjaman tinggi dan berdampak pada premi resiko yang tinggi. Atas dasar inilah perlu adanya Lembaga Pengelolala Informasi Perkreditan (LPIP) yang akan dibentuk bersama dengan Kementerian Ekonomi Jepang.

Lembaga tersebut diharapkan bisa mensinergiskan antara kalangan perbankan dengan lembaga keuangan lainnya. Termasuk koperasi lembaga pembiayaan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. "Kerja sama juga akan kita jalin dengan PLN, PDAM maupun pajak untuk diambil data debiturnya," jelas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Permintaan Kredit Pelaku...
Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Awas, BI Kasih Peringatan...
Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi
Penyaluran Kredit BRI...
Penyaluran Kredit BRI Tembus Rp922,97 Triliun, Paling Gede Buat UMKM
Kualitas Kredit Membaik,...
Kualitas Kredit Membaik, Bank Mandiri Catat Penurunan NPL 1,36%
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
15 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
21 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
36 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
38 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Resign: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
42 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
43 menit yang lalu
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved