Produksi industri Jepang hanya naik 1 persen
Kamis, 28 Februari 2013 - 14:04 WIB
Produksi industri Jepang hanya naik 1 persen
A
A
A
Sindonews.com - Produksi industri Jepang naik untuk bulan kedua pada Januari, menyoroti sebuah prospek ekonomi yang membaik karena pencalonan kepala Presiden Asian Development Bank, Haruhiko Kuroda menjadi kepala bank sentral yang baru.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (28/2/2013), Departemen Perdagangan Jepang mengatakan, produksi industri Jepang naik 1 persen dari Desember ketika naik 2,4 persen. Perkiraan ekonomi, kenaikannya hanya 1,5 persen dan produksi turun 5,1 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara, Yen jatuh lebih dari 11 persen terhadap dolar dalam tiga bulan terakhir meningkatkan prospek bagi eksportir pada stimulus moneter untuk mengakhiri deflasi. "Pemulihan Jepang sedang berlangsung," kata ekonom Citigroup Inc, Naoki Iizuka yang secara akurat meramalkan kenaikan 1 persen.
"Data hari ini mengonfirmasi bahwa ekonomi Jepang mengambil dan kecepatan pemulihan di kuartal mendatang, dibantu oleh pemulihan global dan stimulus Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe," ujarnya.
Peningkatan produksi mobil dan chip memori memberi kontribusi terhadap keuntungan keseluruhan. Penurunan produksi komponen elektronik dan perangkat ditutup meningkat.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (28/2/2013), Departemen Perdagangan Jepang mengatakan, produksi industri Jepang naik 1 persen dari Desember ketika naik 2,4 persen. Perkiraan ekonomi, kenaikannya hanya 1,5 persen dan produksi turun 5,1 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara, Yen jatuh lebih dari 11 persen terhadap dolar dalam tiga bulan terakhir meningkatkan prospek bagi eksportir pada stimulus moneter untuk mengakhiri deflasi. "Pemulihan Jepang sedang berlangsung," kata ekonom Citigroup Inc, Naoki Iizuka yang secara akurat meramalkan kenaikan 1 persen.
"Data hari ini mengonfirmasi bahwa ekonomi Jepang mengambil dan kecepatan pemulihan di kuartal mendatang, dibantu oleh pemulihan global dan stimulus Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe," ujarnya.
Peningkatan produksi mobil dan chip memori memberi kontribusi terhadap keuntungan keseluruhan. Penurunan produksi komponen elektronik dan perangkat ditutup meningkat.
(izz)
Lihat Juga :