Bangun RPH, RNI rogoh kocek Rp25 miliar

Kamis, 28 Februari 2013 - 16:33 WIB
Bangun RPH, RNI rogoh...
Bangun RPH, RNI rogoh kocek Rp25 miliar
A A A
Sindonews.com - Pengembangan Usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) bidang budi daya sapi telah digarap secara serius. Hal tersebut dibuktikan dengan dilakukannya acara seremonial peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di PG Jatitujuh, Majalengka, Jawa Barat.

RPH yang dinamai Jatitujuh tersebut berkapasitas pemotongan sebanyak 30 ribu ekor sapi per tahun atau sekitar 2.500 ekor sapi per bulan atau 100 ekor sapi per hari.

Menurut Direktur Utama PT RNI, Ismed Hasan Putro, RPH Jatitujuh memiliki luas empat hektare yang terbagi kedalam bangunan utama, bangunan fasilitas pendukung dan prasarana yang lengkap sehingga masuk dalam golongan RPH modern.

Bangunan utama terdiri dari rumah pemotongan, kandang penampungan, karantina, tempat penurunan sapi, ruang pembakaran, power house, waste water treatment, perkantoran dan laboratorium. "Untuk membangun RPH modern ini memakan investasi sekitar Rp25 miliar," Ujarnya seperti dikutip dari situs Kementerian BUMN, Kamis (28/2/2013).

Ismed berharap keberadaan RPH Jatitujuh ini mampu memberikan kontribusi pada program swasembada daging yang dicanangkan pemerintah dan mampu menstabilkan harga daging yang saat ini mencapai harga tertinggi.

Pihaknya berharap, RPH Jatitujuh dapat melayani pemotongan sapi bukan hanya dari hasil penggemukan produksi RNI. Namun, dapat juga berasal dari para peternak dari luar PT RNI.

Secara keseluruhan budi daya ternak sapi terintegrasi, merupakan aplikasi dari konsep 'zero waste' pemanfaatan buangan tebu. Prospektifnya usaha sapi dan dengan implementasi konsep pola terpadu, diharapkan dapat menjadi bidang usaha inti RNI Group di masa depan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dahsyat! Laba Bersih...
Dahsyat! Laba Bersih RNI Tumbuh 192 Persen di Kuartal III
Perum BULOG dan PT Rajawali...
Perum BULOG dan PT Rajawali Nusantara Indonesia Teken MoU untuk Pengelolaan Pergudangan hingga Pengembangan Digitalisasi Logistik
Erick Thohir Ubah Nomenklatur...
Erick Thohir Ubah Nomenklatur RNI, Ini Susunan Direksi Terbaru
8 Perusahaan Dilebur,...
8 Perusahaan Dilebur, Holding BUMN Klaster Pangan Dibentuk Akhir 2020
Gandeng Karang Taruna...
Gandeng Karang Taruna Nasional, RNI Buka Peluang Kewirausahaan Milenial di Pedesaan
Frans Marganda Tambunan...
Frans Marganda Tambunan Resmi Jabat Dirut Holding BUMN Pangan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved