Hasilkan puluhan juta per bulan

Kamis, 28 Februari 2013 - 19:19 WIB
Hasilkan puluhan juta...
Hasilkan puluhan juta per bulan
A A A
Sindonews.com - Tidak perlu pusing memikirkan masa pensiun tiba. Cobalah memulai berpikir untuk beternak bebek hibrida, seperti yang dilakukan Fajar Santoso, pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Sidoarjo, Jawa Tengah (Jateng), yang sukses beternak bebek hibrida. Tiap bulannya Fajar menghasilkan omzet puluhan juta rupiah.

Rasa gurih serta memiliki kandungan gizi, kalori, dan protein tinggi membuat daging bebek semakin diminati masyarakat. Namun, tahukah kita bahwa jenis bebek apa yang kini bernilai sangat ekonomis bagi para peternak dan paling dicari pedagang kaki lima serta rumah makan yang menyajikan menu utama bebek.

Jawabannya adalah bebek hibrida yang kini paling diburu lantaran memiliki daging yang lebih banyak daripada bebek Jawa. Bahkan, daging bebek hibrida ini lebih gurih lembut.

Menurut Fajar, beternak bebek hibrida sangat menguntungkan. Dia mengaku, bisa memotong sebanyak 500-750 ekor bebek hibrida dengan keuntungan Rp14 juta per hari.

Bebek hibrida yang sangat fenomenal bagi Fajar ini dikenalnya sejak 2010. "Bebek hibrida merupakan persilangan antara bebek betina lokal atau yang biasa disebut bebek tiktok dengan bebek peking jantang berkualitas," katanya, Kamis (28/2/2013).

Ciri khas dari bebek hibrida ini, bobotnya lebih berat, jika bebek hibrida berusia 45 hari, maka beratnya bisa mencapai 1,6 kilogram (kg). Sedangkan bebek biasa dalam waktu yang bersamaan, beratnya hanya sekitar 1,2 kg. Sehingga dapat dipanen dalam waktu yang lebih singkat.

Keunggulan lain dari bebek hibrida ini adalah selain penghasil daging juga dapat dibudidayakan sebagai penghasil telur yang jumlah produksinya mengalahkan produksi telur bebek lokal.

Selama ini, bebek yang dijadikan bebek pedaging, biasanya bebek petelur yang sudah afkir atau bebek angonan Jawa yang usianya lebih lama. Sehingga, dari kualitas daging memang sangat jauh dari yang diharapkan, dengan kehidupan bebek hibrida sebagai bebek pedaging adalah salah satu jawaban kebutuhan masyarakat akan daging bebek.

Dibantu 25 pekerja yang merupakan warga desa setempat, Fajar sudah mampu mengembalikan modal usaha sekitar Rp50 juta hanya dalam waktu setahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kisah Inspiratif UMKM...
Kisah Inspiratif UMKM Berkembang Pesat
Kisah Inspiratif, Buruh...
Kisah Inspiratif, Buruh Pabrik Telaten Kembangkan Usaha Telur Puyuh yang Berbuah Cuan
Kisah Sipetek Food,...
Kisah Sipetek Food, Banting Setir Karyawan Migas Jadi Pengepul Sampah Ikan Beromzet Ratusan Juta
Kisah Mantan Karyawan...
Kisah Mantan Karyawan Toko Jadi Pengusaha Batik hingga Go Global
Sukses di Usia Muda:...
Sukses di Usia Muda: dari Lensa Kamera, Ferdi Sulap Hobi Jadi Bisnis Jutaan dengan Alasfotoprops dan Dukungan Shopee
Kisah Pengusaha UMKM...
Kisah Pengusaha UMKM Berkelit dari Himpitan Wabah Corona
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved