Pemerintah sahkan RUU Tapera Juli 2013

Jum'at, 01 Maret 2013 - 11:23 WIB
Pemerintah sahkan RUU...
Pemerintah sahkan RUU Tapera Juli 2013
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Kementerian Keuangan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian BUMN, dan Kementerian Hukum dan HAM bersama DPR RI masih menggodok pembahasan tentang mekanisme Rancangan Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat (RUU Tapera).

Rapat kali ini dipimpin Ketua Pansus Tapera, Yoseph Umar Hadi serta dihadiri Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Menteri BUMN Dahlan Iskan dan perwakilan dari kementerian atau lembaga negara lainnya.

Mekanisme pembahasan RUU Tapera yang telah disepakati pemerintah dan DPR menyangkut dua tingkat pembicaraan untuk membahas RUU Tapera.

"Sesuai dengan peraturan DPR RI tentang tata tertib, pasal 129 ayat 3, pembahasan RUU tentang Tapera dilakukan dalam dua tingkat pembicaraan yaitu tingkat I dalam Rapat Panitia Khusus dan tingkat II dalam Rapat Paripurna," kata Yoseph dalam rilis yang diterima Sindonews, Jumat (1/3/2013).

Pembicaraan tingkat I sebagaimana dimaksud dilakukan dalam panitia kerja, tim perumus/tim kecil, tim sinkronisasi, dan pengambilan keputusan.

Sebelum membahas tentang mekanisme pembahasan RUU Tapera, pemerintah dalam hal ini Kemenpera, menyampaikan pandangan dan pendapat presiden atas RUU Tapera yang disampaikan Djan Faridz. Dalam sambutannya, Menpera mengatakan, pandangan dan pendapat presiden merupakan bagian dari tahapan pemenuhan syarat pembahasan RUU Tapera.

"Pandangan dan pendapat presiden atas RUU tentang Tapera yang merupakan usul inisiatif DPR merupakan bagian dari tahapan pemenuhan syarat dalam proses pembahasan RUU tentang Tapera sebagaimana telah disampaikan Ketua DPR kepada presiden," ujar Djan.

Selanjutnya, presiden melalui surat Nomor R-78/Pres/10/2012, perihal penunjukan wakil untuk membahas RUU Tapera tertanggal 18 Oktober 2012, telah menunjuk Menteri Perumahan Rakyat, Menteri Keuangan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri BUMN dan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama untuk mewakili presiden dalam pembahasan RUU tersebut.

Selain itu, Menpera juga menyampaikan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) sebanyak 521. "Kami telah menyusun DIM sebanyak 521 yang diharapkan dapat membantu dalam penyempurnaan RUU ini," ujar Menpera.

Dalam rapat kerja ini juga disepakati rancangan jadwal acara pembahasan RUU tentang Tapera yang dapat disesuaikan dengan target pada Juli 2013, sudah disahkan menjadi UU.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Potongan Tapera, PDIP:...
Potongan Tapera, PDIP: Sandang, Pangan, dan Papan Itu Tanggung Jawab Negara
Dalih Tapera Dibebankan...
Dalih Tapera Dibebankan ke Pekerja Mandiri, Moeldoko: 9,9 Juta Masyarakat Belum Punya Rumah
Respons Prabowo soal...
Respons Prabowo soal Tapera: Kita Pelajari dan Cari Solusi Terbaik
Asikk! Hari Ini Dana...
Asikk! Hari Ini Dana Taperum Pensiunan PNS Sudah Cair
Buruh Sebut Tapera Tak...
Buruh Sebut Tapera Tak Bisa Berikan Rumah: Mana Ada Rumah Rp25,2 Juta
Gaji Pekerja Swasta...
Gaji Pekerja Swasta Bakal Dipotong Simpanan Tapera per Tanggal 10, Segini Besarannya
Berita Terkini
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
4 menit yang lalu
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
24 menit yang lalu
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
57 menit yang lalu
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
1 jam yang lalu
Prabowo Sentil Pihak...
Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
2 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved