Bank of America naikkan target harga saham Asustek

Senin, 04 Maret 2013 - 11:28 WIB
Bank of America naikkan...
Bank of America naikkan target harga saham Asustek
A A A
Sindonews.com - Bank of America Merrill Lynch telah menaikkan target harga saham untuk Asustek Computer Inc. Pihaknya optimis marjin produk tablet asal Taiwan ini akan tumbuh.

Asustek memproyeksikan pengiriman tablet tahun ini akan mencapai sekitar 8,8 juta unit sampai 10,2 juta unit. Angka ini lebih tinggi dari pengiriman perusahaan sebanyak 6,3 juta unnit pada tahun lalu.

Karena itu, Merrill Lynch menaikkan target terhadap harga saham Asustek Sebagai hasil dari revis. Merrill Lynch menaikkan target harga pada saham Asustek menjadi NT$389 (USD13) dari NT$358 dan mempertahankan buy rating pada saham.

"Melihat 2013, perusahaan akan memiliki berbagai macam tablet dengan profil margin yang lebih baik mengingat kontribusi yang lebih tinggi dari merek tablet," tulis analis Robert Cheng seperti dilansir dari situs TaipeTimes, Senin (4/3/2013).

Selain tablet baru dan peluncuran smartphone pada bulan lalu di ajang Mobile World Congress (MWC) tech fair di Spanyol, Cheng mengharapkan Asustek dapat menyegarkan lini sentuh notebook di Computex pada Juni mendatang dan harus mampu mendorong penjualan perusahaan pada semester kedua tahun ini.

Pada Senin pekan lalu, Asustek meluncurkan tablet Fonepad di MWC, sebagai pertemuan paling penting diindustri mobile, untuk menantang pesaingnya, seperti Samsung Electronics Co

Tablet Fonepad 7-inci ini dilengkapi prosesor baru Intel Corp Z2420 Atom dan generasi ketiga (3G) kemampuan seluler dan dijual pada harga USD249 untuk model 8GB di pasar Asia-Pasifik dan pada USD291 untuk model 16GB di Eropa.

Produk lain Asustek yang diluncurkan di MWC adalah Infinity Padfone, sebuah smartphone 5-inci yang dapat diintegrasikan ke dalam sebuah tablet 10,1 inci.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
40 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
50 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved