PT KAI ngaku sudah tidak makan APBN

Senin, 04 Maret 2013 - 11:43 WIB
PT KAI ngaku sudah tidak...
PT KAI ngaku sudah tidak makan APBN
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengaku sudah tidak lagi membebani keuangan negara. Sebagai gambaran, pada 2012, KAI menyetorkan pajak ke kas negara hingg Rp609 miliar. Sementara, subsidi yang diterima Rp623 miliar. Artinya, besaran pajak yang disetor dan subsidi yang diterima KAI hampir sama.

"Pajak yang KAI setor pada 2012 sebesar Rp609 miliar. Subsidi dari pemerintah Rp623 miliar. Jadi, KAI ini enggak makan APBN sama sekali," kata Direktur Utama KAI, Ignasius Jonan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/3/2013).

Jonan membandingkan kinerja BUMN yang dipimpinnya dengan perusahaan-perusahaan berpelat merah lainnya yang juga menerima subsidi, seperti PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Perusahaan Air Minum (PAM), dan lainnya. Kenyataannya, nyaris tidak ada BUMN yang kinerja keuangannya secemerlang KAI.

"BUMN lain yang dapat subsidi, enggak mungkin seperti KAI. Separuhnya saja enggak mungkin," ujarnya.

Tahun ini, dia memprediksi bahwa setoran pajak KAI akan melebihi subsidi yang diterima dari APBN. "Pada 2013, estimasi kami pajak yang disetor sudah melebihi subsidi," tandas Jonan.

Selain itu, pihaknya juga menyatakan bahwa pada 2012 KAI berhasil meraup laba sebesar Rp306 miliar. "Laba setelah pajak pada 2012 Rp306 miliar atau 5-6 persen pendapatan yang hampir Rp7 triliun," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
51 menit yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
1 jam yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
10 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
11 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
11 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved