Akses kredit perbankan belum sentuh usaha mikro

Jum'at, 08 Maret 2013 - 17:18 WIB
Akses kredit perbankan...
Akses kredit perbankan belum sentuh usaha mikro
A A A
Sindonews.com - Sektor perbankan dinilai belum berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama dalam menumbuhkan usaha mikro dan kecil. Data Global Financial Inclusif Index, hanya 19,7 persen masyarakat Indonesia yang mengakses pembiayaan/kredit kepada sektor perbankan.

Menteri Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bapenas), Armida Alisjahbana mengakui, aksesibiliti masyarakat terhadap perbankan masih sangat minim. Angka 19,7 persen tersebut jauh di bawah Malaysia dengan akses kredit mencapai 97 persen atau Thailand sebesar 27 persen dari populasi penduduk.

“Kredit di Indonesia masih didominasi sumber informal, yang seringkali membebani masyarakat. Apalagi kredit dipatok dengan tingkat suku bunga tinggi,” jelas Armida Alisjahbana ketika menjadi pembicara pada Seminar Inclusive Microfinance di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Jumat (8/3/2013).

Rendahnya aksesibility masyarakat terhadap perbankan, menjadi tantangan bagi pemerintah. Bapenas, lanjut dia, telah menyusun sejumlah program setrategis untuk meningkatkan kemampuan akses keuangan masyarakat terhadap perbankan. Serta menyusun ketentuan dan menghilangkan aturan yang menghambat peningkatan akses masyarakat pada sistem keuangan.

Namun demikian, untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap perbankan, perlu sinergi semua pihak. Mulai dari lembaga pemerintahan dari pusat sampai daerah hingga sektor perbankan. Apalagi, salah satu kendala ekspansi perbankan ke daerah yaitu kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Tidak sedikit daerah terpencil yang belum tersentuh perbankan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Minta Perbankan...
Sri Minta Perbankan Jangan Takut Kasih Utang ke UMKM
OJK Siap Longgarkan...
OJK Siap Longgarkan Aturan Batas Maksimum Kredit Di Masa Pandemi
Pemerintah Bakal Hapus...
Pemerintah Bakal Hapus Kredit Macet UMKM, BRI Sudah Usulkan Sejak 2021
Respons Rencana Hapus...
Respons Rencana Hapus Kredit Macet UMKM, Asprindo: Perlu Didampingi Agar Bisa Bangkit
Kenaikan Pagu Kredit...
Kenaikan Pagu Kredit BRI Dorong Kebangkitan UMKM
Triwulan I 2021, Kucuran...
Triwulan I 2021, Kucuran Kredit Sektor UMKM di Jawa Timur Minus 1,40 Persen
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
2 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
2 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
3 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
4 jam yang lalu
Infografis
Akhirat, Planet yang...
Akhirat, Planet yang Belum Dijangkau Astronot Akan Diungkap?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved