DPR diminta buat tekanan dan keputusan politis
Kamis, 14 Maret 2013 - 18:30 WIB
DPR diminta buat tekanan dan keputusan politis
A
A
A
Sindonews.com - Pengamat Energi dari Pusat Kebijakan Publik, Sofyano Zakaria meminta DPR membuat tekanan dan keputusan politis agar pemerintah meninjau ulang perjanjian kontrak ekspor gas yang dipandang beberapa pihak telah merugikan negara ratusan triliun rupiah.
"Kontrak yang merugikan negara tersebut bukan harga mati yang tidak bisa ditinjau ulang. Setiap perjanjian bisa direvisi," jelasnya.
Menurut Sofyano, menjelang pemilu 2014 adalah saat yang tepat untuk mengoreksi kontrak penjualan gas. Jika ada parpol yang keberatan terhadap koreksi tersebut maka parpol tersebut tidak berpihak terhadap kepentingan bangsa. "Karena mereka lebih pro terhadap asing," kata Sofyano.
Dia juga mengatakan, momen menjelang pemilu harus digunakan para kader parpol di Senayan untuk membuktikan kepedulian mereka terhadap rakyat.
"Ini dapat dinilai apakah para kader tersebut pro rakyat apa justru mementingkan asing," pungkasnya.
"Kontrak yang merugikan negara tersebut bukan harga mati yang tidak bisa ditinjau ulang. Setiap perjanjian bisa direvisi," jelasnya.
Menurut Sofyano, menjelang pemilu 2014 adalah saat yang tepat untuk mengoreksi kontrak penjualan gas. Jika ada parpol yang keberatan terhadap koreksi tersebut maka parpol tersebut tidak berpihak terhadap kepentingan bangsa. "Karena mereka lebih pro terhadap asing," kata Sofyano.
Dia juga mengatakan, momen menjelang pemilu harus digunakan para kader parpol di Senayan untuk membuktikan kepedulian mereka terhadap rakyat.
"Ini dapat dinilai apakah para kader tersebut pro rakyat apa justru mementingkan asing," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :