Menkeu: Pengendalian BBM subsidi harus segera dilakukan

Kamis, 14 Maret 2013 - 20:38 WIB
Menkeu: Pengendalian...
Menkeu: Pengendalian BBM subsidi harus segera dilakukan
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Agus Martowardojo mengungkapkan, saat ini pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi segera dilakukan di lima kota besar. Tidak hanya mobil pemerintah, tapi mobil berplat hitam lainnya tidak diperkenankan mengonsumsi BBM subsidi.

"Kalau saya lihat, mengendalikan dari sisi kota-kota besar dibatasi mobil plat hitam tidak boleh pakai premium, dan itu mungkin meliputi lima kota besar, itu akan lebih baik," kata Agus di kantor Presiden, jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2013).

Bagi Menkeu, pembatasan di lima kota besar merupakan langkah yang paling efektif selama kesehatan fiskal Indonesia belum benar-benar sehat, dan harga BBM belum dinaikkan.

"Menurut saya, Kalau kita mempunyai kondisi fiskal yang sehat, maka akan cukup. Tetapi kalau kita bisa melakukan pengendalian akan menjadi prioritas," ujarnya.

Agus menambahkan, jika pengendalian masih belum mampu menyehatkan kondisi fiskal, maka pemerintah akan melakukan langkah-langkah lain, termasuk menaikkan harga BBM subsidi.

"Kalau sudah dilakukan pengendalian tidak bisa diyakinkan fiskalnya sehat, tentu kita harus berpikir untuk pemotongan belanja, dan itu yang utama belanja barang. Dan kalau seandainya tidak bisa dipotong, tentu kita harus melihat BBM bersubsidi yang harus dinaikkan," jelasnya.

Menurut calon tunggal Gubernur Bank Indonesia ini, menaikkan harga BBM subsidi merupakan langkah terakhir yang dilakukan pemerintah jika benar-benar terpaksa.

"Pilihan terakhir, menaikkan harga BBM bersubsidi kita tidak hanya bisa lihat aspek keuangan saja, kan ada kemiskinan dan pengangguran, mesti kita timbang juga,"

Pengendalian BBM subsidi ini, lanjut Agus, harus dilakukan sesegera mungkin. Karena pengendalian juga memerlukan waktu untuk progress report-nya.

"Pengendalian BBM ini harus segera, karena tahunnya sudah Maret. Kita kan melihat tren kenaikan bulan per bulan. Jadi saya mengharapkan pengendalian BBM dapat dilaksanakan, kalau seandainya tidak cukup efektif, tentu kita punya pilihan pemotongan belanja atau dengan meneruskan penyesuaian harga BBM," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
58 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved