KPAI tolak perusahaan rilis produk baru susu bayi

Sabtu, 16 Maret 2013 - 15:13 WIB
KPAI tolak perusahaan...
KPAI tolak perusahaan rilis produk baru susu bayi
A A A
Sindonews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyesalkan perusahaan yang secara agresif meluncurkan merek baru susu formula usia 0-12 bulan. Padahal mereka telah memiliki beberapa merek lain.

Menurut informasi dari beberapa kalangan praktisi kesehatan, Nestle baru-baru ini meluncurkan produk susu bayi Danstart 1 dan 2, sementara perusahaan itu sudah memiliki produk serupa dengan merek NAN dan Lactogen.

"Seharusnya peluncuran produk baru itu tidak boleh terjadi, saya menentang itu. Pemberiaan susu formula kepada anak usia 0-6 bulan dalam kondisi normal, hal itu melanggar hak anak. Saat ini sudah banyak produk susu bayi yang sudah ada di pasar," ujar Ketua KPAI, Badriyah Fayumi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/3/2013).

Menurut Badriyah, pemberian susu formula kepada bayi 0-6 bulan, selain akan menghambat pertumbuhan bayi juga akan berdampak buruk kepada kesehatan sang ibu.

Dia menjelaskan, produsen susu formula untuk anak usia dini boleh-boleh saja melakukan pemasaran. Namun harus terbatas dan peluncuran merek baru bisa menyiratkan agresifitas perusahaan tersebut untuk menggenjot pemasaran.

"Boleh saja tapi peredarannya harus sangat terbatas atau limited dan tidak boleh ekspansif sampai ke pasaran," ujarnya.

Secara tegas KPAI meminta Rumah Sakit untuk tidak memasang stiker, leaflet, atau apapun bentuk promosi yang menawarkan susu formula. Jika melanggar, seharusnya diberikan sanksi mulai dari teguran hingga pidana sesuai dengan tingkat kesalahan.

Senada dengan Badriyah, Kepala Seksi Standarisasi Konsumsi Makanan Direktorat Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan, Titin Hartini mengatakan, Undang-Undang kesehatan dan aturan turunannya dalam Peraturan Pemerintah No 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif yang menegaskan tenaga dan fasilitas kesehatan yang memberikan susu formula harus menaati beberapa ketentuan termasuk dilarang melakukan kegiatan promosi.

"Sanksinya ya imbauan, tapi kalau sudah melakukan pelanggaran berat, pabriknya bisa kita tutup," tegas dia.

Untuk menghindari pemberian susu formula pada bayi 0-6 bulan, pihaknya mempunyai program Inisiasi Menyusui Dini (IMD) terhadap ibu yang baru melahirkan. "Inisiasi akan memudahkan ibu untuk memberikan ASI, selain lebih dekat dengan anak juga akan menghemat pengeluaran keluarga," pungkas Titin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cimory Kedepankan Riset...
Cimory Kedepankan Riset dan Inovasi
Kandang Sapi Perah Rakyat...
Kandang Sapi Perah Rakyat Beroperasi di Pasuruan, Bangkitkan Industri Susu Lokal
Pemerintah Kembangkan...
Pemerintah Kembangkan dan Tingkatkan Industri Susu Dalam Negeri
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Edukasi Tekankan Waspada...
Edukasi Tekankan Waspada Alergi Susu Sapi pada Anak
Susu Kambing Formula...
Susu Kambing Formula Miliki Nutrisi Alami untuk Tumbuh Kembang Anak
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
PS5 Baru Rilis Januari...
PS5 Baru Rilis Januari 2021 di Indonesia! Antrean Sudah Ribuan!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved