BPK diancam DPR tak bocorkan hasil RDPU
Senin, 18 Maret 2013 - 17:02 WIB
BPK diancam DPR tak bocorkan hasil RDPU
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo mengatakan, hasil dari Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XI DPR RI dengan BPK terkait calon Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak boleh dipublikasikan.
"Bukan saya enggak mau (bilang), tapi karena tertutup nanti saya yang disalahin, enggak boleh," ujar Hadi seusai RDPU dengan komisi XI di ruang rapat Komisi XI gedung DPR RI, Senin (18/3/2013).
Ketika para wartawan mendesak agar bersedia membocorkan sedikit isi dari RDPU tersebut, Hadi mengaku dirinya takut mendapatkan teguran apabila membocorkan hasil RDPU tersebut kepada publik.
"Tertutup tadi kan, makanya enggak boleh, nanti aku yang dimarahin, tega kamu? (kalau dimarahi DPR)," selorohnya.
Sebelumnya diberitakan, Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Hatta khawatir calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo terlibat sejumlah kasus dugaan korupsi selain di proyek Hambalang. Kekhawatiran tersebut sedianya akan digali Komisi XI melalui masukan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Menurut Hatta, Komisi XI DPR akan menelusuri keterlibatan Menteri Keuangan, Agus Martowardojo dalam penggunaan uang negara yang menyalahi aturan.
"Atas temuan di proyek Hambalang, kami akan memperdalamnya. Apakah ada kasus lain atau tidak? Sebab, di Kementerian Keuangan dia sebagai bendahara umum negara yang mengurusi Rp1.600 triliun," kata Hatta kepada Sindonews di Gedung DPR.
"Bukan saya enggak mau (bilang), tapi karena tertutup nanti saya yang disalahin, enggak boleh," ujar Hadi seusai RDPU dengan komisi XI di ruang rapat Komisi XI gedung DPR RI, Senin (18/3/2013).
Ketika para wartawan mendesak agar bersedia membocorkan sedikit isi dari RDPU tersebut, Hadi mengaku dirinya takut mendapatkan teguran apabila membocorkan hasil RDPU tersebut kepada publik.
"Tertutup tadi kan, makanya enggak boleh, nanti aku yang dimarahin, tega kamu? (kalau dimarahi DPR)," selorohnya.
Sebelumnya diberitakan, Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Hatta khawatir calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo terlibat sejumlah kasus dugaan korupsi selain di proyek Hambalang. Kekhawatiran tersebut sedianya akan digali Komisi XI melalui masukan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Menurut Hatta, Komisi XI DPR akan menelusuri keterlibatan Menteri Keuangan, Agus Martowardojo dalam penggunaan uang negara yang menyalahi aturan.
"Atas temuan di proyek Hambalang, kami akan memperdalamnya. Apakah ada kasus lain atau tidak? Sebab, di Kementerian Keuangan dia sebagai bendahara umum negara yang mengurusi Rp1.600 triliun," kata Hatta kepada Sindonews di Gedung DPR.
(gpr)
Lihat Juga :