Selidiki Agus Marto, DPR akan dengar lembaga berwenang

Senin, 18 Maret 2013 - 18:14 WIB
Selidiki Agus Marto,...
Selidiki Agus Marto, DPR akan dengar lembaga berwenang
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Maruarar Sirait mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kerja dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bahwa BPK bisa menyatakan pendapat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ataupun tidak terkait hasil audit yang diduga ada keterlibatan Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam kasus Hambalang.

"Sudah disampaikan bahwa untuk urusan audit kualifikasi Hambalang ini kan BPK bisa berpendapat atau tidak berpendapat, bisa ke otoritas hukum dalam arti KPK. Karena sebelumnya OJK (Otoritas Jasa Keuangan) melakukan hal yang sama," ujarnya seusai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi XI DPR RI dengan Kepala BPK di ruang rapat komisi XI DPR RI, Senin (18/3/2013).

Ara, panggilan akrab Maruarar, juga mengatakan, selain mendengar masukan dari BPK, Komisi XI juga berupaya mendengar masukan-masukan lain dari lembaga-lembaga yang berwenang memberikan masukan terkait kasus ini.

"BPK kita dengar, KPK kita dengar, PPATK juga didengar, kita lakukan itu, sehingga untuk memilih orang itu tidak dari perimbangan politik saja, tapi kita perlu mendengarkan salah satunya dari lembaga-lembaga ini," sebutnya.

Tetapi secara pribadi, lanjut Ara, dia tidak mau menuduh Agus Martowardojo terkait persoalan korupsi Hambalang. Dia mengatakan, pihaknya akan meminta informasi terkait korupsi proyek besar ini kepada lembaga-lembaga yang kompeten dalam memberikan masukan terkait korupsi Hambalang.

"Saya rasa kita tidak boleh meng-cut orang yang tidak punya kesalahan dan memfitnah kalau enggak punya indikasi, jangan dong. Tapi kita membutuhkan informasi dari BPK sebelum kita mengambil keputusan dan kita menghormati BPK dan lembaga-lembaga lainnya seperti KPK, BIN, PPATK, baru kita voting," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved