Freeport tak setuju impor bahan mentah distop 2014

Selasa, 19 Maret 2013 - 16:03 WIB
Freeport tak setuju...
Freeport tak setuju impor bahan mentah distop 2014
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menegaskan, awal 2014 Indonesia menghentikan impor bahan mentah ke luar negeri, termasuk bahan tambang. Namun, masih ada perusahaan-perusahaan besar yang belum menyetujui kebijakan pemerintah tersebut.

Hatta menyebutkan, salah satu perusahaan yang belum menyetujui kebijakan penghentian impor bahan mentah adalah Freeport, perusahaan tambang asal Amerika Serikat yang beroperasi di Papua. Menurutnya, masih terjadi pembahasan antara pemerintah dan Freeport terkait penghentian impor bahan mentah.

"Ada yang sudah setuju ada yang belum. Seperti Freeport masih belum setuju. Tapi ada Inco yang sudah bersedia. Semua bersedia. Pasti jalan," ungkap Hatta, di Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Sumedang, Selasa (19/3/2013).

Menurutnya, jika perusahaan tetap tidak bisa menghentikan impor bahan mentah, menurutnya operasional perusahaan tersebut akan distop. Saat ini pemerintah sudah menyampaikan renegosiasi kepada perusahaan-perusahaan agar membangun sistem pengolahan bahan mentah. "Paling tidak bisa membangun. Kalau tidak, ya kita stop," tegasnya.

Pemerintah terus melakukan peninjauan kontrak perusahaan yang ada, jika kontrak tersebut tak berkeadilan harus renegosiasi. Hatta mengaku sebagai koordinator renegosiasi tersebut. Renegosiasi meliputi lahan yang dikuasi harus menjadi cadangan komoditas negara, 51 persen divestasi saham, royaltinya dari 1 persen naik hingga 10 kali lipat, seluruh prodak harus diolah di dalam negeri, lokal konten (tenaga kerja) harus ditingkatkan bukan hanya tenaga rendahan tetapi juga menghasilkan pengusaha dan tenaga ahli lokal.

Ketua Umum PAN ini menuturkan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju. Tetapi Indonesia tidak bisa mengandalkan impor bahan mentah. Ada tiga potensi yang dimiliki negeri ini, yakni sumber daya manusia (SDM), sumber daya alam (SDA), dan letak geografis.

Untuk itu, lanjut dia, Indonesia harus mampu memanfaatkan potensi yang ada. "Kita akan bisa memanfaatkan itu jika melakukan transformasi. Maka stop jual bahan mentah, jika tetap menjual kita malah akan jadi bangsa kuli," tuturnya.

Hatta mengakui banyak pihak yang melakukan protes atas kebijakannya untuk menghentikan impor bahan mentah pada 2014. Tetapi jika ingin maju, kata dia, Indonesia harus mengubah cara kelola SDA seperti baoksit, nikel, batu bara, emas dan lain-lain yang semuanya harus dijual dalam bentuk jadi, bukan mentah. "Saya ingin bangsa ini maju, unggul, dan bukan jadi bangsa pengekspor bahan mentah," tegasnya.

Selain itu, untuk memanfaatkan bahan mentah kuncinya adalah kreativitas. Tenaga ahli di bidang pertambangan harus diperbanyak sekaligus meminimalisir angkatan kerja lulusan SD. "Dan hanya pengetahuan yang menjadi kunci bagi SDM, pengetahuan dan Iptek. Tanpa percepat akselerasi itu tidak mungkin," katanya seraya berharap perguruan tinggi mampu menghasilkan SDM yang inovatif dan kreatif.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
40 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
5 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved