Laju IHSG diprediksi masih dalam kisaran terbatas
Rabu, 20 Maret 2013 - 08:22 WIB
Laju IHSG diprediksi masih dalam kisaran terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi akan berada pada posisi 4.797-4.853. Dengan pola white inverted hammer terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish reversal.
Kepala Riset MNC Scurities, Edwin Sebayang memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan tren menguat terbatas. Kondisi tersebut terutama didorong sejumlah sentimen asing yang juga sempat berhembus pada perdagangan kemarin.
"Adanya keputusan penolakan Parlemen Siprus dalam rapat Selasa atas pajak terhadap deposito dengan perbandingan 36 suara menolak, 19 abstain dan tidak adanya pendukung atas rencana sebagai prasyarat Siprus bisa menerima bailout sebesar 10 miliar euro diiringi rencana pengunduran diri Menteri Keuangan Siprus Michael Sarris, tetapi langsung ditolak Presiden Siprus menjadi katalis Dow Jones membaik di akhir sesi perdagangan Selasa," kata Edwin, Rabu (20/3/2013).
Dow Jones ditutup menguat tipis +3,76 poin (+0,03 persen) diiringi kenaikan tajam The Vix sebesar +7,71 persen ditutup pada level 14,39 ditengah membaiknya data ekonomi AS, seperti Housing Starts tumbuh 0,8 persen di bulan Februari menjadi 917.000 unit per annum (konsensus ekonom sebesar 915.000 unit), sementara data New Prmits untuk konstruksi naik tajam kelevel tertinggi sejak 2008.
Munculnya ketidakpastian di Zona Eropa setelah Parlemen Siprus menolak rencana pengenaan pajak atas deposito sebagai prasyarat Siprus untuk bisa menerima paket bailout senilai 10 miliar euro sampai berkembangnya rumor Siprus akan meninggalkan zona Eropa jika kebijakan tersebut akan diberlakukan ditengah masih tutupnya perbankan dan stock market.
"Siprus menjadi faktor negatif penggerak IHSG Rabu ini ditengah minimnya sentimen positif dari dalam negeri setelah hampir seluruh emiten (kecuali beberapa emiten yang langganan merilis di akhir batas waktu yang ditentukan) mengeluarkan laporan keuangan tahunan 2012. Sejalan dengan kenaikan harga sahamnya mendorong kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran terbatas," tutur Edwin.
Kepala Riset MNC Scurities, Edwin Sebayang memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan tren menguat terbatas. Kondisi tersebut terutama didorong sejumlah sentimen asing yang juga sempat berhembus pada perdagangan kemarin.
"Adanya keputusan penolakan Parlemen Siprus dalam rapat Selasa atas pajak terhadap deposito dengan perbandingan 36 suara menolak, 19 abstain dan tidak adanya pendukung atas rencana sebagai prasyarat Siprus bisa menerima bailout sebesar 10 miliar euro diiringi rencana pengunduran diri Menteri Keuangan Siprus Michael Sarris, tetapi langsung ditolak Presiden Siprus menjadi katalis Dow Jones membaik di akhir sesi perdagangan Selasa," kata Edwin, Rabu (20/3/2013).
Dow Jones ditutup menguat tipis +3,76 poin (+0,03 persen) diiringi kenaikan tajam The Vix sebesar +7,71 persen ditutup pada level 14,39 ditengah membaiknya data ekonomi AS, seperti Housing Starts tumbuh 0,8 persen di bulan Februari menjadi 917.000 unit per annum (konsensus ekonom sebesar 915.000 unit), sementara data New Prmits untuk konstruksi naik tajam kelevel tertinggi sejak 2008.
Munculnya ketidakpastian di Zona Eropa setelah Parlemen Siprus menolak rencana pengenaan pajak atas deposito sebagai prasyarat Siprus untuk bisa menerima paket bailout senilai 10 miliar euro sampai berkembangnya rumor Siprus akan meninggalkan zona Eropa jika kebijakan tersebut akan diberlakukan ditengah masih tutupnya perbankan dan stock market.
"Siprus menjadi faktor negatif penggerak IHSG Rabu ini ditengah minimnya sentimen positif dari dalam negeri setelah hampir seluruh emiten (kecuali beberapa emiten yang langganan merilis di akhir batas waktu yang ditentukan) mengeluarkan laporan keuangan tahunan 2012. Sejalan dengan kenaikan harga sahamnya mendorong kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran terbatas," tutur Edwin.
(rna)
Lihat Juga :