Modernland targetkan akuisisi lahan 1.300 ha
Kamis, 21 Maret 2013 - 14:53 WIB
Modernland targetkan akuisisi lahan 1.300 ha
A
A
A
Sindonews.com - Emiten properti, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) saat ini menargetkan mengakuisisi lahan seluas 1.300 hektar (ha). Investor Relation MDLN, Cuncun Wijaya mengatakan, akuisisi 1.300 ha lahan tersebut akan dilakukan secara bertahap.
Pada tahun ini, perseroan akan mengakuisisi lahan seluas 750 ha lantaran proses perizinan sudah rampung. Dia mengakui, lahan yang akan diakuisisi tersebut milik perorangan, sehingga menyulitkan dalam prosesnya. "Kami akan mengakuisisi lahan baru ini secara bertahap, tahun depan dilanjutkan sekitar 550 ha lagi," kata dia di Jakarta, Kamis (21/3/2013).
Adapun sumber dana akuisisi lahan itu berasal dari hasil penerbitan obligasi global senilai USD150 juta atau setara Rp1,46 triliun. Dari nilai tersebut, sekitar Rp1 triliun dialokasikan untuk akuisisi lahan di kawasan Jakarta Timur.
Cuncun menambahkan, lahan tersebut akan digunakan untuk proyek rumah tapak (landed house) dan kawasan industri. Proyek tersebut nantinya akan digarap oleh anak usaha perseroan, yaitu Modern Graha Lestari.
Perseroan akan mengalokasikan 50 persen dari Rp1 triliun atau sekitar Rp500 miliar untuk pendanaan kedua proyek tersebut. Adapun, proyek rumah ditujukan untuk segmen kelas menengah, sedangkan proyek kawasan industri akan mengikuti proyek serupa di Cikande.
"Kami akan membangun sarana infrastruktur kawasan industri lalu menjual lahan kepada konsumen," jelasnya.
Pada tahun ini, perseroan akan mengakuisisi lahan seluas 750 ha lantaran proses perizinan sudah rampung. Dia mengakui, lahan yang akan diakuisisi tersebut milik perorangan, sehingga menyulitkan dalam prosesnya. "Kami akan mengakuisisi lahan baru ini secara bertahap, tahun depan dilanjutkan sekitar 550 ha lagi," kata dia di Jakarta, Kamis (21/3/2013).
Adapun sumber dana akuisisi lahan itu berasal dari hasil penerbitan obligasi global senilai USD150 juta atau setara Rp1,46 triliun. Dari nilai tersebut, sekitar Rp1 triliun dialokasikan untuk akuisisi lahan di kawasan Jakarta Timur.
Cuncun menambahkan, lahan tersebut akan digunakan untuk proyek rumah tapak (landed house) dan kawasan industri. Proyek tersebut nantinya akan digarap oleh anak usaha perseroan, yaitu Modern Graha Lestari.
Perseroan akan mengalokasikan 50 persen dari Rp1 triliun atau sekitar Rp500 miliar untuk pendanaan kedua proyek tersebut. Adapun, proyek rumah ditujukan untuk segmen kelas menengah, sedangkan proyek kawasan industri akan mengikuti proyek serupa di Cikande.
"Kami akan membangun sarana infrastruktur kawasan industri lalu menjual lahan kepada konsumen," jelasnya.
(rna)
Lihat Juga :