Minim sentimen positif, IHSG berpotensi lanjutkan pelemahan
Jum'at, 22 Maret 2013 - 08:28 WIB
Minim sentimen positif, IHSG berpotensi lanjutkan pelemahan
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak pada kisaran 4.774-4.842. Dengan pola black candle terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish reversal.
Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang berpendapat, IHSG akan minim sentimen positif sehingga berpotensi kembali lanjutkan pelemahan. "Minimnya sentimen positif dari dalam negeri ditengah secara perlahan asing mulai membukukan net sell serta meningkatnya risiko di pasar global akibat ketidakpastian di zona Eropa menjadi faktor negatif IHSG berpeluang kembali turun," kata Edwin, Jumat (22/3/2013).
Situasi genting saat ini di Siprus ditandai tutupnya perbankan Siprus hingga Selasa depan serta bursa saham ditutup hingga Jumat depan dan terjadinya pembatasan penarikan melalui ATM maksimal 260 euro per hari untuk mengatasi tingginya demand akan uang yang menyebabkan antrian panjang.
Selain itu, adanya rencana diterapkannya capital control pada Selasa depan setelah perbankan dibuka untuk mencegah capital outflow dan adanya desakan dari zona Eropa agar Siprus mengambil keputusan segera dihari Senin depan apakah menerima atau menolak dana bailout 10 miliar euro dengan konsekuensi harus menerapkan pajak atas deposito yang kemudian ditolak parlemen Siprus.
Jika Siprus menolak prasyarat tersebut, maka Siprus bisa "ditendang" dari keanggotaan zona Eropa diiringi mengecewakannya data ekspansi bisnis Jerman bulan Maret yang turun ke level 51 dari sebelumnya 53,3 di bulan Februari serta Perancis yang juga mengalami penurunan data ekspansi bisnis bulan Maret ke level 42,1 dari sebelumnya 43,1 di Februari.
Sentimen ini menjadi faktor negatif kejatuhan Dow Jones -90,24 poin (-0,62 persen) diiringi kenaikan tajam The Vix +10.42 persen ditutup pada level 13.99 ditengah turunnya US Weekly Jobless Claims menjadi 336.000, tren turun terendah lima tahun terakhir serta naiknya US Existing Home Sales Februari mencapai 4,98 juta unit annually (level tertinggi tiga tahun terakhir).
Sementara leading indicator membukukan kenaikan tiga bulan berturut-turut dan kenaikan US Factory Activity untuk area Mid-Atlantic di bulan Maret.
Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang berpendapat, IHSG akan minim sentimen positif sehingga berpotensi kembali lanjutkan pelemahan. "Minimnya sentimen positif dari dalam negeri ditengah secara perlahan asing mulai membukukan net sell serta meningkatnya risiko di pasar global akibat ketidakpastian di zona Eropa menjadi faktor negatif IHSG berpeluang kembali turun," kata Edwin, Jumat (22/3/2013).
Situasi genting saat ini di Siprus ditandai tutupnya perbankan Siprus hingga Selasa depan serta bursa saham ditutup hingga Jumat depan dan terjadinya pembatasan penarikan melalui ATM maksimal 260 euro per hari untuk mengatasi tingginya demand akan uang yang menyebabkan antrian panjang.
Selain itu, adanya rencana diterapkannya capital control pada Selasa depan setelah perbankan dibuka untuk mencegah capital outflow dan adanya desakan dari zona Eropa agar Siprus mengambil keputusan segera dihari Senin depan apakah menerima atau menolak dana bailout 10 miliar euro dengan konsekuensi harus menerapkan pajak atas deposito yang kemudian ditolak parlemen Siprus.
Jika Siprus menolak prasyarat tersebut, maka Siprus bisa "ditendang" dari keanggotaan zona Eropa diiringi mengecewakannya data ekspansi bisnis Jerman bulan Maret yang turun ke level 51 dari sebelumnya 53,3 di bulan Februari serta Perancis yang juga mengalami penurunan data ekspansi bisnis bulan Maret ke level 42,1 dari sebelumnya 43,1 di Februari.
Sentimen ini menjadi faktor negatif kejatuhan Dow Jones -90,24 poin (-0,62 persen) diiringi kenaikan tajam The Vix +10.42 persen ditutup pada level 13.99 ditengah turunnya US Weekly Jobless Claims menjadi 336.000, tren turun terendah lima tahun terakhir serta naiknya US Existing Home Sales Februari mencapai 4,98 juta unit annually (level tertinggi tiga tahun terakhir).
Sementara leading indicator membukukan kenaikan tiga bulan berturut-turut dan kenaikan US Factory Activity untuk area Mid-Atlantic di bulan Maret.
(rna)
Lihat Juga :