Rupiah diprediksi di kisaran Rp9.725-9.750/USD

Jum'at, 22 Maret 2013 - 09:13 WIB
Rupiah diprediksi di...
Rupiah diprediksi di kisaran Rp9.725-9.750/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD/IDR) tampak masih akan tertekan melemah pada perdagangan akhir pekan ini.

"Untuk Jumat (22/3/2013) USD/IDR akan stagnan dan diprediksi di level 9.725-9.750. Untuk hari ini, permintaan rupiah akan tinggi mengingat kebutuhan korporasi mendekati akhir bulan banyak kewajiban yang jatuh tempo dalam bentuk mata uang asing khususnya USD," terang pengamat Valas, Rahadyo Anggoro Widagdo, Jumat (22/3/2013).

Menurut Rahadyo, yang perlu menjadi perhatian pemerintah defisit APBN 2013 yang akan lebih besar dibandingkan tahun 2012.

"Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2013 diprediksi sebesar 1,7 persen dari Produk Domestik Bruto, sedikit lebih tinggi dibandingkan defisit APBN 2013 yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp150,2 triliun atau 1,6 persen dari PDB. Dan tampaknya defisit masih berpotensi terus membengkak sejalan dengan beban subsidi BBM," tegas Rahadyo.

Sebelumnya, pada hari Kamis (21/3) rupiah ditutup melemah ke level 9.735/9.740 setelah sebelumnya pada hari Rabu (20/3) USD/IDR ditutup di level 9725/9728. "Kondisi ini dipengaruhi isu Siprus yang membuat investor memilih USD sebagai safe haven currency," kata Rahadyo.

Sementara dari dalam negeri adanya peningkatan yield premium untuk Indonesia 10-years bond. yang disebabkan rencana pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM. Kondisi ini akan mempercepat inflasi.

Tetapi berdasarkan pernyatan Menteri Keuangan Agus Martowardojo bahwa langkah yang dilakukan pemerintah adalah mengelola subisidi BBM dengan baik dan pemerintah belum ada rencana untuk meningkat harga BBM.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
35 menit yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
51 menit yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
1 jam yang lalu
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
1 jam yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
2 jam yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved